Home »

Depok

Pencurian

Ingin Belikan Anak Sepatu Roda, Residivis Kembali Curi Motor

Eko yang merupakan warga Sukmajaya, Depok ini mengaku nekat mencuri motor di rumah korbannya karena ingin membelikan sepatu roda seharga Rp 500 Ribu,

Ingin Belikan Anak Sepatu Roda, Residivis Kembali Curi Motor
Kompas.com
Ilustrasi pencuri motor. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Eko Budiatmoko (25), seorang residivis kasus pencurian motor kembali dibekuk polisi karena terbukti telah mencuri sepeda motor Yamaha Mio B 3404 EXW, milik Riri Putri saat diparkir di teras rumah Riri di Kampung Bojong Bhakti Jaya, Sukmajaya, Depok, Selasa (22/11) pekan lalu.

Eko dibekuk bersama pelaku lainnya Agus Erlando (23) di Halte Universitas Indonesia (UI) Depok, di Jalan Margonda, Selasa (29/11),

Saat itu Eko dan Erlan masuk dalam perangkap petugas yang menyamar sebagai calon pembeli motor Yamaha Mio, yang ditawarkan keduanya melalui situs jual beli online.

Diketahui motor yang ditawarkan adalah motor hasil curian mereka dari rumah Riri, di Sukmajaya, Depok, pekan lalu.

Kapolsek Sukmajaya Komisaris Supriyadi menuturkan dari pemeriksaan diketahui Eko yang merupakan warga Sukmajaya, Depok ini mengaku nekat mencuri motor di rumah korbannya karena ingin membelikan sepatu roda seharga Rp 500 Ribu, untuk anak perempuannya yang berusia 3 tahun.

"Sementar usaha kerajinan tatto pelaku, katanya sedang sepi akhir-akhir ini. Sehingga pelaku butuh uang untuk itu," kata Supriyadi, Rabu (30/11).

Karenanya Eko mengajak Erlando yang baru dikenalnya selama 3 hari di warung tatto Eko di Sukmajaya. Erlando pun setuju karena ia juga butuh uang untuk pulang ke kampung halamannya di Jambi.

"Pelaku beraksi mencuri motor dengan merusak kontak menggunakan kunci letter T. Hanya dalam waktu sekitar 5 detik, motor sudah berhasil digasak pelaku," kata Supriyadi.

Usai berhasil menggasak motor korban, keduanya menjual motor hasil curian melalui situs jual beli onlen sembari mengupload gambar motornya.

"Dari situs jual belio onlen itu, korban melihat motornya terpampang di sana dan dijual. Ia kemudian melapor ke kami, dan kami lakukan kordinasi untuk menjebak pelaku," kata Supriyadi.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help