Gantikan Ade Komarudin, Setya Novanto Salah Mengucapkan Sumpah di Kalimat Terakhir

Rapat paripurna DPR akhirnya menyetujui Setya Novanto kembali menjabat sebagai Ketua DPR.

Gantikan Ade Komarudin, Setya Novanto Salah Mengucapkan Sumpah di Kalimat Terakhir
Tribunnews.com/FERDINAND WASKITA

WARTA KOTA, SENAYAN - Rapat paripurna DPR akhirnya menyetujui Setya Novanto kembali menjabat sebagai Ketua DPR.

Pelantikan dilakukan setelah Wakil Ketua DPR yang menjadi pimpinan rapat, Fadli Zon, bertanya kepada peserta rapat.

"Apakah pergantian Ketua DPR asal Golkar dari Ade Komarudin kepada Setya Novanto dapat disetujui?" tanya Fadli.

"Setuju," kata peserta rapat serentak. Fadli lalu mengetok palu tanda pengesahan keputusan.

Pelaksana Harian (Plh) Ketua Mahkamah Agung Suhardi kemudian melantik Novanto. Saat pelantikan, Novanto sempat terselip lidah sehingga pembacaan sumpah diulang. Berikut pembacaan sumpah Novanto sebagai Ketua DPR:

Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman kepada Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Bahwa saya, dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi kehidupan demokrasi, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan golongan.

Bahwa saya, akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional, demi kepentingan bangsa, dan negara kesatuan negara Republik Indonesia.

Pada kalimat terakhir, Novanto salah mengucapkan sumpah.

"Dan negara kesatuan Republik Indonesia," kata Suhadi berupaya mengoreksi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help