Home »

Depok

Cegah Pungli, Tunjangan Operator e-KTP di Depok Naik Dua Kali Lipat

Besaran tunjangan operator e-KTP di 63 kelurahan di Depok naik dari Rp 250.000 per bulan menjadi Rp 500.000 per bulan.

Cegah Pungli, Tunjangan Operator e-KTP di Depok Naik Dua Kali Lipat
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Ilustrasi sejumlah pihak memantau jalannya perekaman e-KTP. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Untuk mencegah terjadinya kembali pungutan liar atas pembuatan e-KTP di Kota Depok, Pemerintah Kota Depok bersama DPRD Depok memastikan bahwa besaran tunjangan operasional operator e-KTP di 63 kelurahan di Depok naik dua kali lipat mulai 2017 mendatang.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Supariono, di Gedung DPRD Depok di Grand Depok City, Sukmajaya, Depok, Rabu (30/11/2016).

"Besaran tunjangan operator e-KTP di 63 kelurahan di Depok naik dari Rp 250.000 per bulan menjadi Rp 500.000 per bulan. Dana tunjangan mereka sudah disahkan dan ditetapkan dalam APBD 2017 mendatang dengan ditandatangani oleh Wali Kota dan DPRD Depok. Jadi kami tidak mau dengar lagi, ada pungli soal e-KTP ini," kata Supariono.

Baca: Calo SIM Mau Kabur Naik Motor Saat Diringkus Tim Khusus Pungli

Setelah tunjangan dinaikkan, Supariono berharap petugas atau operator e-KTP di 63 kelurahan bekerja lebih maksimal dalam melayani masyarakat.

"Pejabat Pemkot Depok juga kami harap terus melakukan pengawasan dan pembinaan agar pungli tidak terjadi lagi," katanya.

Kadisdukcapil Depok Mizbahul Munir mengaku mengapresiasi naiknya tunjangan operasional para operator e-KTP di 63 kelurahan di Depok.

Baca: Proyek e-KTP Dikelola Perusahaan AS, Informasi Negara Bisa Bocor, Selain Terjadi Korupsi

"Sebenarnya tanpa tunjangan dinaikkan, kami sudah terus lakukan pengawasan dan memberi sanksi peringatan bagi mereka yang lakukan pungli," katanya.

Namun dengan tunjangan ini, kata Munir, pihaknya berharap petugas operator e-KTP di kelurahan lebih maksimal bertugas.

"Kami pun akan lebih tegas memberi sanksi jika masih juga ada pungli soal e-KTP ini di kelurahan di Depok," katanya.

Baca: Sebanyak 22.580 Jiwa di Jakarta Utara Belum Rekam e-KTP

Ikuti kami di
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help