BNPT: Kelompok Radikal Menunggu Momen yang Tepat

Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius mengungkapkan, saat ini kelompok radikal di Indonesia sedang dalam posisi menunggu.

BNPT: Kelompok Radikal Menunggu Momen yang Tepat
Warta Kota/henry lopulalan
Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius 

WARTA KOTA, MENTENG - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius mengungkapkan, saat ini kelompok radikal di Indonesia sedang dalam posisi menunggu.

"Posisi mereka memang saat ini sudah berada di beberapa titik. Mereka sedang menunggu momentum yang tepat," ungkapnya saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016).

Suhardi mengatakan, sebagian besar anggota kelompok radikal yang ditengarai akan turun pada 2 Desember mendatang, adalah sekumpulan mantan narapidana terorisme yang kembali lagi pada lingkungan yang salah.

Senada dengan Suhardi, pendiri Wahid Foundation Yenny Wahid mengungkapkan, anggota gerakan radikal yang akan turut serta pada 2 Desember terdiri dari berbagai kelompok besar.

"Dari laporan kami, ada orang-orang lama yang dulu di Alqaeda. Ada juga yang orang-orang barunya ISIS. Jadi memang harus tetap waspada," kata Yenny.

 Berdasarkan laporan yang ia terima dari lapangan, Yenny mengungkapkan adanya potensi penunggangan aksi terorisme pada aksi 2 Desember mendatang.

Terlebih, kata Yenny, ada jaringan lama yang saat ini kembali muncul ke permukaan.

"Potensi itu ada, dan dari kami jaringan di lapangan memang saat ini sudah ada jaringan lama, yang tadinya tidur aktif lagi," jelasnya.

Ia menjelaskan, jaringan tersebut saat ini sedang menunggu momentum untuk melakukan aksi jihad, dan hal itu harus diwaspadai oleh pihak berwenang.

"Jadi potensi penunggangan oleh teroris ketika konflik horizontal itu cukup besar. Ini mesti diwaspadai," tambahnya. (Amriyono Prakoso)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved