WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Alasan Ahok Gagal Bangun Stadion Persija

"Kita mau bangun, kalau enggak ada masalah pulau reklamasi sudah kita bangun taman BMW jadi markas Persija," kata Ahok di Kantor DPP Partai Solidarita

Alasan Ahok Gagal Bangun Stadion Persija
Faizal Rapsanjani
Ahok di Kantor DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jalan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016). 

WARTA KOTA, MENTENG - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan akan membangun taman BMW menjadi stadion untuk tim Persija Jakarta.

Namun hal itu terhambat karena permasalahan reklamasi.

"Kita mau bangun, kalau enggak ada masalah pulau reklamasi sudah kita bangun taman BMW jadi markas Persija," kata Ahok di Kantor DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jalan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/11).

Padahal desain untuk pembangunan stadion sudah rampung. Lanjut Ahok, rencananya stadion untuk Persija berbentuk seperti kopiah khas DKI.

Kemudian, masih ada beberapa masalah seperti pendanaan. Sebab, jika memakai dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Ahok tidak bisa melewati tahun jamak masa jabatannya.

"Design sudah selesai semua, bentuknya kopiah DKI. Tinggal bangun. Masalahnya duit. Kalau kita bangun pakai APBD, saya tidak boleh melewati tahun jamak jabatan saya. Makanya 2 hal ini nyangkut, yaitu taman BMW dan Rumah Sakit Sumber Waras," jelasnya.

Istri dari Veronica Tan itu juga tidak ingat besaran alokasi dana yang akan terpakai untuk pembangunan stadion Persija.

Namun dirinya mengatakan awalnya pengembang Jakpro yang akan membangun stadion tersebut dengan uang dari hasil pulau reklamasi.

Mengingat pemasukan dari pulau reklamasi belum ada. Alhasil, uang pembangunan stadion yang sudah ada dialihkan terlebih dahulu untuk pembangunan Light Rail Transit (LRT).

"Saya enggak tahu (anggarannya), sudah ada hitungannya semua. Tadinya kita mau tugaskan Jakpro, tapi Jakpro juga uangnya, reklamasi kan belum jalan. Jadi difokuskan ke LRT dulu," tandasnya. (Faizal Rapsanjani)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help