Bocorkan Rahasia Perbankan, Warga Singapura Polisikan Tiga Advokat

Dalam laporan tersebut, pihaknya membawa sejumlah barang bukti berupa bukti pembayaran orangtua pelapor dan pelapor.

Bocorkan Rahasia Perbankan, Warga Singapura Polisikan Tiga Advokat
TRIBUNNEWS/BINTANG PRADEWO

WARTA KOTA, SEMANGGI - SH (36), warga Singapura, melaporkan tiga pengacara ke Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (25/11/2016), karena diduga membocorkan rahasia perbankan.

Akibat kebocoran rahasia itu, warga Singapura ini merugi hingga miliaran rupiah.

Tiga pengacara, RL, EL dan SN, dilaporkan karena membocorkan rahasia berupa nomor rekening dan jumlah uang yang ada di rekening, ke orang lain.

Dalam laporan tersebut, pihaknya membawa sejumlah barang bukti berupa bukti pembayaran orangtua pelapor dan pelapor.

Ada juga pembayaran fee konsultasi jasa hukum, bukti kantor terlapor pernah mengirim invoice yang meminta pembayaran jasa hukum, serta bukti somasi dari kantor terlapor menggunakan data dari pelapor, yaitu rekening dan jumlah rekening di bank tersebut.

Laporan tersebut tergistrasi dan diterima Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/ 5828/ XI/ 2016/ PMJ/ Dit Reskrimum 25 November 2016.

Ketiga terlapor yang merupakan pengacara disangkakan dengan pasal 322 ayat 1 KUHP tentang membuka rahasia dengan ancaman penjara paling lama sembilan bulan, atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah.

"Kami mendampingi pelapor bernama SH melaporkan dugaan tindak pidana membocorkan rahasia sebagaimana diatur pasal 322 KUHP," ujar penasihat hukum SH, Patra M Zen, di Mapolda Metro Jaya.

Pasal tersebut mengatur tentang pembocoran rahasia karena jabatan.

Pada 2008 hingga 2010, orangtua klien menjadi klien dari terlapor.

Halaman
12
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help