Anies-Sandi Bidik Tokoh Agama

Keduanya mengincar dukungan dari para tokoh agama di seluruh ibu kota.

Anies-Sandi Bidik Tokoh Agama
TRIBUNNEWS/TAUFIK ISMAIL
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PESANGGRAHAN -- Masa kampanye bukan hanya sebatas pencitraan diri ataupun menguatkan relasi partai pendukung, beragam strategi pun dilakukan semua pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dalam pertarungan Pilkada DKI Jakarta 2017.

Seperti yang dilakukan oleh Paslon nomor urut tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno.

Keduanya mengincar dukungan dari para tokoh agama di seluruh ibu kota, mulai dari ibu pengajian majelis taklim hingga ustadz pemimpin yayasan ataupun pondok pesantren.

Strategi itu seperti yang dilakukan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno sejak masa kampanye dibuka sebulan lalu.

Puluhan majelis taklim yang tersebar di ibu kota dikunjunginya, program kerja pun dipaparkan kepada sebagian besar ibu pengajian yang notabene adalah ibu rumah tangga.

Aksi blusukannya seperti yang dilakukan di kediaman Ustadzah Atifah Hasan di RT 01/02 Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur pada Kamis (17/11/2016) lalu dan majelis taklim di Jalan Olahraga RT 15/05 Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur pada Kamis (24/11) petang.

"Restu dan dukungan bisa dari mana saja, kenapa majelis taklim? karena kita ingin dengar langsung keluhan mereka, kondisinya seperti apa dan yang terpenting adalah kemajuan majelis taklim salah satu program kita, jadi sejalan," ungkap Sandi beberapa waktu lalu.

Sejurus dengan Sandi, Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menyatakan hal serupa.

Alasan kunjungan serta silaturahmi kepada para ustadz sengaja dilakukan karena menurutnya, mereka adalah pahlawan pendidikan.

Seperti kunjungannya ke Pondok Pesantren Darunnajah yang bertempat di Jalan Ulujami Raya Nomor 86 Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Kamis (24/11) siang. Dalam kunjungan tersebut, dirinya disambut oleh pemimpin Pondok Pesantren Darunnajah, KH Mahrus Amin serta lebih dari 300 orang ustadz dari berbagai wilayah ibu kota.

Dalam sambutannya, Anies menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah diterima dengan baik oleh para ustadz dan ustadzah. Alasan kedatangan dirinya disampaikannya bukan hanya sekedar mencari dukungan, tetapi mengabarkan bila sudah saatnya pendidikan Islam tampil dikancah dunia.

"Sudah saatnya pendidikan Islam tampil dan menghasilkan diploma-diploma dunia, seperti pahlawan kita KH Agus Salim dan Muhammad Roem. Insya Allah apabila terpilih, kami akan dukung penuh, karena ini amanah yang diberikan Allah," ungkapnya.

Menanggapi keterangan Anies, KH Mahrus Amin menyampaikan pihaknya sangat membutuhkan pemimpin yang yang cinta kepada agama dan rakyat. Dirinya pun berpesan kepada Anies apabila terpilih nanti untuk bisa mensejahterakan rakyat dan menjaga kedamaian.

"Saya secara langsung berpesan kepada siapa pun yang memimpin DKI Jakarta nanti agar dapat memajukan pendidikan Islam, mensejahterakan rakyat San terpenting adalah menjaga persatuan dan kesatuan. Itu saja,"

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved