Garap Segmen Korporat, Link Net Luncurkan First Media Business

Layanan tersebut diluncurkan untuk menggarap segmen korporat yang potensinya dinilai masih sangat besar.

Garap Segmen Korporat, Link Net Luncurkan First Media Business
Warta Kota/Ichwan Chasani
Edward Sanusi, Operational Director PT Link Net Tbk (kiri), bertukar dokumen dengan Richard Kartawijaya, CEO GTN (kanan) usai penandatanganan MoU antara antara PT Link Net Tbk dan Graha Teknologi Nusantara (GTN) di acara Indonesia Internet Expo & Summit 2016, di Balai Kartini, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2016). 

WARTA KOTA, SETIABUDI -- Menggandeng Graha Teknologi Nusantara (GTN), PT Link Net Tbk meluncurkan layanan terbarunya, First Media Business di acara Indonesia Internet Expo & Summit 2016, Balai Kartini, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2016).

Layanan tersebut diluncurkan untuk menggarap segmen korporat yang potensinya dinilai masih sangat besar.

Peluncuran layanan terbaru itu ditandai dengan penandatanganan MoU antara Edward Sanusi, Operational Director PT Link Net Tbk dengan Richard Kartawijaya, CEO GTN.

Kerjasama itu mencakup joint promotion berupa penjualan layanan GTN Data Center yang kini tersedia di First Media Business dan sebaliknya, layanan First Media Business juga tersedia dalam pilihan penjualan layanan GTN Data Center.

Edward Sanusi Operational Director PT Link Net Tbk mengatakan bahwa dengan layanan terbaru itu diharapkan kontribusi segmen korporat diharapkan mencapai 25 persen. Tahun 2016 ini, kata dia, kontribusi segmen korporat baru 16 persen dari total revenue, atau naik dari tahun sebelumnya, yang masih berkisar 12-13 persen.

“Tahun ini, untuk pendapatan kita menargetkan Rp 2,8 triliun, sekitar 84 persennya adalah residensial, 16 persen adalah korporasi. Tahun depan, dengan ini layanan baru ini kami menargetkan naik paling sedikit menjadi 25 persen paling sedikit,” ungkap Edward Sanusi.

Edward menambahkan, layanan terbaru itu sudah dapat dioperasikan di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Malang, Sidoarjo, Bali, Medan, dan Batam. Sementara Data Center yang dikelola GTN, berlokasi di Kawasan Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Joseph Lembayung, Director Enterprise Sales menambahkan bahwa untuk layanan terbaru ini, koneksi internetnya bisa kami dikirim lewat fiber optic, wireless radio atau satelit. Menurut Joseph, koneksi internet itu paling bagus menggunakan fiber optic, tapi kalau lokasinya tidak bisa dijangkau, bisa menggunakan wireless radio yang jangkauannya maksimum hingga 20 kilometer.

“Kalau wireless radio masih tidak memungkinkan, bisa menggunakan satelit. Kami menggunakan satelit sendiri yang namanya Lippostar Satelit. Frekuensinya ada di KU Band, itu bisa untuk koneksi internet sekaligus televisi,” terang Joseph Lembayung.

Joseph menyebutkan, layanan terbaru itu diperuntukkan bagi segmen korporasi, mulai dari UKM, perhotelan, perbankan, bahkan operator game online hingga korporasi besar yang membutuhkan koneksi internet lebih cepat untuk menghubungkan jaringan antarcabang.

Meski bukan satu-satunya pemain di bisnis ini, Joseph memperkirakan, volume bisnis untuk segmen korporat itu masih sangat besar. “Volume bisnisnya sampai akhir tahun ini perkiraan kami bisa mencapai Rp10 miliar. Kalau sampai akhir tahun depan lebih besar lagi, bisa di atas Rp100 miliar,” ujarnya.

Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help