Peringati Hari Tanam Nasional, Sebanyak 5000 Pohon Ditanam di Hutan Mangrove

Di lokasi yang terlihat mirip seperti rawa-rawa itu, terpantau sejumlah orang yang peduli akan kelestarian lingkungan tersebut.

Peringati Hari Tanam Nasional, Sebanyak 5000 Pohon Ditanam di Hutan Mangrove
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Bersama Universitas Atmajaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta, memperingati Hari Tanam Nasional di kawasan Hutan Mangrove, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (20/11/2016). Diketahui, sebanyak 5000 pohon ditanam, guna antisipasi terhadap adanya genangan dan banjir, di musim penghujan kali ini. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN - Bersama Universitas Atmajaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta, memperingati Hari Tanam Nasional di kawasan Hutan Mangrove, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (20/11/2016). Diketahui, sebanyak 5000 pohon ditanam, guna antisipasi terhadap adanya genangan dan banjir, di musim penghujan kali ini.

Terpantau sejumlah mahasiswa dan mahasiswi Universitas Atmajaya terpantau kompak dengan kaos hijau putih yang dikenakannya. Tak hanya dari para mahasiswa dan mahasiswai, Nampak Camat Penjaringan, Mohammad Andri, Kepala Dinas (Kadis) KPKP, Darjamuni, juga nampak mengenakan kaos yang sama.

Di lokasi yang terlihat mirip seperti rawa-rawa itu, terpantau sejumlah orang yang peduli akan kelestarian lingkungan tersebut, sangat antusias menanamkan ribuan pohon. Di lahan yang luas mencapai sekitar 466 hektare, rencananya akan ditanam sebanyak 50.000 lebih pohon, secara bertahap.

"Kegiatan ini sebagai bentuk memperingati hari Tanam Nasional. Kegiatan kali ini terhitung ada 5000 pohon yang di tanam pada hari ini. Acara peringatan ini kami gelar di Hutan Mangrove di Penjaringan," kata Darjamuni.

Dikatakan Darjamuni, bersama dari Universitas Atmajaya bentuk penanaman 5000 pohon itu, merupakan tahap awal. Rencananya, 50.000-an pohon akan ditanam secara bertahap.

"Ini baritahap awal, rencana ada 50.000 pohon yang akan ditanam di sepanjang lokasi ini, dan diperkirakan luas hutan mangrove ini mencapai 466 hektare. Saya lihat kondisinya mangrove di sini sudah banyak tanaman yang rusak parah ya sekarang. Maka dari itu, kita lakukan kegiatan ini dengan sepenuh hati kita," kata Darjamuni.

Ia mengatakan, penanaman pohon di daratan itu sudah lebih sering, dibandingkan menanamnya di Hutan Mangrove. Darjamuni juga mengakui, jika Hutan Mangrove di Kawasan Penjaringan, patut diberikan perhatian penuh, baik dari para pengunjung, masyarakat DKI Jakarta, dan dari pihak Pemerintah setempat.

"Penanaman pohon yang di darat sendiri sudah cukup sering dilakukan. Kedepannya kawasan mangrove ini patut mendapat perhatian seluruh pihak. Siapapun itu. Hal ini agar ada tempat air diresap oleh tanaman," jelasnya.

Sementara Mohammad Andri mengatakan akan rasa syukurnya, lantaran masih ada sekelompok orang yang memperhatikan kelestarian tanaman dan lingkungannya. Ia mengatakan, kegiatan ini wajib diapresiasikan dan patut dicontoh, untuk para warga di DKI Jakarta.

"Setidaknya kegiatan ini sendiri sudah sebagai bentuk edukasi para anak-anak dan orantuanya agar pola pikirnya terbuka, untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Seperti ini saja (tanam pohon) menurut saya sudah jauh sangat bagus. Patut dicontoh dan dilakukan terhadap warga yang merasa kurang peduli lingkungan," ucap mantan Sekretaris Kecamatan Penjaringan ini.

Sementara itu, Andre Ataujan, sebagai Dewan Kemanan (Dekan) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Katolik Atmajaya, katakan bentuk kerjasama dalam penanaman pohon itu, merupakan bentuk kepedulian sosial. Selain itu, hingga Februari 2017 mendatang, ia yakini ada sebanyak 50.000 pohon akan ditanam di lokasi tersebut.

"Sebenarnya tahun lalu kita juga tanam 50.000 pohon mangrove di sini, tapi karena cuaca dan sempat terendam cukup lama, alhasil semuanya jadi mati tanamannya. Kegiatan ini pun sebagai salah satu bentuk kepedulian kita bersama, dan patut untuk dicontoh. Berharap, DKI Jakarta ini bisa hijau dan telestarikan lingkungannya, bila warga di DKI Jakarta bersama-sama meniatkan diri menanam pohon di lingkungan sekitarnya," katanya.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help