Pilkada DKI Jakarta

Anies Persilakan Majelis Taklim Pakai Balai Kota dan Rumah Dinas Gubernur

Balai Kota, Monas, hingga Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta katanya juga diperbolehkan untuk digunakan untuk kegiatan majelis taklim.

Anies Persilakan Majelis Taklim Pakai Balai Kota dan Rumah Dinas Gubernur
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Anies Baswedan 

WARTA KOTA, PASAR MINGGU -- Janji untuk menghidupkan kegiatan pengajian para ibu majelis taklim rupanya benar disampaikan oleh Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Bukan hanya akan membangun majelis taklim di Balai kota, Monumen Nasional (Monas), hingga Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta katanya juga diperbolehkan untuk digunakan untuk kegiatan majelis taklim warga ibu kota.

"Jangankan Balaikota, Rumah Dinas Gubernur nanti juga boleh digunakan untuk majelis taklim. Karena memang selama ini kan (Monas dan Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta-red) tidak boleh, tertutup," ungkapnya kepada warga ketika blusukan di wilayah Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/11/2016).

Selain membuka pintu lebar untuk kegiatan majelis taklim, bersama pendampingnya, Sandiaga Salahudin Uno selaku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies akan memberikan gaji dan tunjangan kesehatan yang diatur dalam program Kartu Jakarta Sehat (KJS) Plus.

Lewat kartu tersebut, para marbot, ustadz ataupun ustadzah akan diberikan pelayanan kesehatan kelas satu di seluruh rumah sakit milik pemerintah. "Kami akan tingkatkan kesejahteraannya, karena mereka itu guru-pendidik anak-anak generasi penerus bangsa," ungkapnya.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved