Bom Samarinda

Lima Orang Jadi Tersangka Peledakan Bom Samarinda, Termasuk Juhanda

Boy Rafli Amar melanjutkan, saat ini Polda Kalimantan Timur dibantu Mabes Polri, masih mengejar tersangka lainnya.

Lima Orang Jadi Tersangka Peledakan Bom Samarinda, Termasuk Juhanda
ISTIMEWA

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Polisi menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pelemparan bom molotov di Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan llir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur‎.

"‎Hari ini di Samarinda, Polda Kalimantan Timur sudah menetapkan lima yang positif tersangka, termasuk Juhanda," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Kamis (17/11/2016).

"Motif mereka ingin buat kacau. Peran mereka masing-masing akan dijelaskan kemudian," imbuh jenderal bintang dua itu.

Boy Rafli Amar melanjutkan, saat ini Polda Kalimantan Timur dibantu Mabes Polri, masih mengejar tersangka lainnya.

Terpisah, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Safaruddin mengaku anak buahnya masih melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi untuk menemukan berbagai barang bukti.

Beberapa lokasi yang digeledah adalah rumah tersangka pelempar bom, Juhanda, di masjid yang terletak di jalan Cipto Mangunkusumo.

Polisi juga menggeledah kediaman JS, rekan Juhanda yang diduga terlibat dalam aksi terorisme tersebut, di Perumahan Loa Janan Indah.

Menurut informasi, JS merupakan salah satu orang yang ikut dalam kelompok Juhanda. Saat pengeboman berlangsung, JS diketahui tengah bersama istri dan tiga anaknya di sekitar perumahan.

Polisi kemudian datang ke rumah JS dan mengamankan anak serta istri JS. Sementara, JS tidak diketahui keberadaanya.

Polisi juga memeriksa kebun tempat JS bercocok taman. Hasilnya, sejumlah barang dibawa dan disita.

"Kami melakukan pengolahan TKP dan penggeledahan di berbagai tempat, dengan harapan mendapat barang bukti untuk kasus teroris. Bahkan, harus dilakukan penyelaman ke dalam air karena diduga ada barang bukti yang disimpan disana," beber Safaruddin. (*)

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved