Tunggu Verifikasi BPN Jadi Alasan Bantaran Ciliwung di Kampung Arus Dibiarkan

Permukiman di bantaran Kali Ciliwung di sekitar Kampung Arus sampai sekarang dibiarkan karena Pemkot Jakarta Timur masih menunggu verifikasi dari BPN.

Tunggu Verifikasi BPN Jadi Alasan Bantaran Ciliwung di Kampung Arus Dibiarkan
Warta Kota/Feryanto Hadi
Bangunan liar di bantaran Sungai Ciliwung usai dibongkar personil gabungan dari Satpol PP, TNI/Polri, petugas PPSU, Sudin Kebersihan, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Selasa (15/11). 

WARTA KOTA, KRAMATJATI-Pemerintah Kota Jakarta Timur pada Selasa (15/11) kemarin menertibkan 53 bangunan di RT06 dan RT07 RW01, Kelurahan Cawang, Kramat Jati.

Bangunan itu ditertibkan lantaran proses normalisasi Sungai Ciliwung di kawasan itu akan segera dilakukan.

Sementara, kawasan langganan banjir di RW02 atau di Kampung Arus sampai saat ini justru belum mendapatkan penanganan. Bahkan, pembuatan turap sementara pun tidak dilakukan.

Lurah Cawang Haerudin mengatakan, Pemko Jaktim sebenarnya tidak membeda-bedakan wilayah mana yang akan dinormalisasi terlebih dahulu.

"Kebetulan saja di RW 01 ini sudah dilakukan pendataan terlebih dulu. Sedangkan di RW02 dan 12 kami masih menunggu verifikasi berkas dari BPN Jakarta Timur. Karena sebagian warga memiliki surat," kata Haerudin kepada Warta Kota, Rabu (16/11/2016).

Beberapa warga sebelumnya menduga, Pemko Jaktim selama ini lebih fokus lakukan penertiban di daerah-daerah dekat dengan jalan raya.

Seperti di dekat fly over Kalibata, di RW 01 yang berada di tepi Jalan MT Haryono,  Kampung Pulo yang dekat dengan Jalan Abdullah Syaefi dan di beberapa titik strategis lain.

Sementara, wilayah sungai yang letaknya tertutup dari pengamatan publik, seperti di area perkampungan, penanganan cenderung lambat.

"Posisi kami juga masih menunggu hasil verifikasinya itu. Kalau hasil sudah keluar, pasti nanti ada penanganan," jelas Haerudin.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved