Saluran Air di Jalan DI Panjaitan Cawang Bakal Dilebarkan

Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur, menjadi salah satu kawasan rawan banjir.

Saluran Air di Jalan DI Panjaitan Cawang Bakal Dilebarkan
Warta Kota/mohammad yusuf
Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, depan Kantor Wika, Jalan perempatan Kebon Nanas Jalan Otista III, dan underpass Cawang. 

WARTA KOTA, CAWANG - Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur, menjadi salah satu kawasan rawan banjir.

Setiap turun hujan dengan intensitas sedang sampai tinggi, jalan tersebut bisa tergenang hingga 50 sentimeter.

Seperti yang terjadi pada Jumat (11/11/2016) siang hingga petang, usai hujan mengguyur kawasan itu, genangan di depan Gedung WIKA membuat kemacetan parah.

Kendaraan roda empat mengular menggunakan satu lajur, karena di lajur lainnya ketinggian air sudah mencapai sekitar 50 sentimeter.

Air hujan juga menggenangi kolong flyover Cawang di dua arah. Hujan yang mengguyur kawasan itu, mengakibatkan air menggenang setinggi lutut orang dewasa, mulai dari simpang Kalimalang hingga terowongan Jalan DI Panjaitan.

Begitu juga arah sebaliknya, dari UKI ke Kalimalang. Kendaraan roda dua yang melintas menuju arah UKI atau sebaliknya banyak yang mogok saat menerobos genangan air.

Tya (28), karyawan perkantoran di kawasan tersebut mengatakan, genangan yang terjadi di sekitar Jalan DI Panjaitan selalu berakibat macetnya lalu lintas.

"Macetnya makin parah ketika jam pulang kerja karyawan. Antrean kendaraan mengular sampai berjam-jam, bikin stres," ungkap Tya yang bekerja sebagai arsitek, kepada Warta Kota, Minggu (13/11/2016).

Kasie Pemeliharaan Suku Dinas Tata Air DKI Yose Rizal mengatakan, pihaknya saat ini masih mencari permasalahan utama penyebab kawasan itu kerap tergenang.

"Untuk deteksi awalnya kita temukan karena saluran crossing DI Panjaitan tidak maksimal lagi menampung air hujan saat lebat. Ditambah lagi kadang saluran tersumbat oleh sampah," jelasnya.

Yose mengatakan, untuk mengantisipasi tingginya genangan ketika hujan, puluhan Satgas Tata Air atau pasukan biru disiagakan di sekitar lokasi.

"Upaya yang sudah kita lakukan yakni para satgas membersihkan saluran DI panjaitan. Selain itu, operator pompa juga mengoperasikan pompa cawang WIKA dan Brantas agar genangan lekas surut," papar Yose.

Sedangkan untuk penanganan jangka panjang, imbuhnya, pihak Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur berencana memperlebar saluran air.

"Supaya saluran mampu menampung debit air yang lebih banyak," terangnya. (*)

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help