Pilkada DKI Jakarta

Anies Baswedan Janjikan Hunian Murah Bagi Warga DKI Jakarta

Perlu ada Deregulasi dalam investasi rumah susun, peran aktif pemerintah untuk membangun rumah susun, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Anies Baswedan Janjikan Hunian Murah Bagi Warga DKI Jakarta
Warta Kota/Alija Berlian Fani
Anies Baswedan 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Memiliki hunian yang aman dan nyaman merupakan impian semua orang, tetapi bagi warga DKI Jakarta hal tersebut mungkin sebatas harapan.

Pasalnya, bukan hanya harga rumah yang mahal, lahan di DKI Jakarta pun sangat terbatas.

Pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengaku telah menyusun program kerja agar warga Ibukota dapat memiliki hunian yang murah dan layak.

Sejumlah program tersebut antara lain, Penataan Kampung, Kredit Rumah Berbasis Tabungan dan Mempermudah Investasi Rumah Susun serta mengadakan Bank Tanah.

Menurut pasangan calon nomor urut tiga itu, penataan kampung merupakan prioritas pihaknya dalam membangun Jakarta, terlebih Kampung Improvement Program bernama Muhammad Husni Thamrin yang pernah digagas Gubernur DKI Jakarta sebelumnya.

"Kami memiliki dua solusi yakni memulai kembali program MH Thamrin Plus yang mengintregasikan perbaikan infrasuktur dasar seperti saluran, air bersih, pengolahan sampah dan lainnya serta merealisasikan kampung deret dengan aktif melibatkan warga baik dari perencanaan hingga pengelolaan," ujar Anies.

Selain itu, dirinya akan memberikan perhatian kepada para pekerja maupun masyarakat Jakarta berpenghasilan menengah ke bawah yang kerap kesulitan membayar uang muka pembelian rumah.

Pasalnya, uang muka yang ditetapkan sebesar 30 persen itu dirasanya sangat besar dan sangat memberatkan.

Solusinya, Anies akan meminta Bank DKI menjadi penjamin warga dan memberikan layanan kredit rumah murah yang disesuaikan dengan jumlah tabungan warga.

"Nantinya, calon pembeli tidak perlu mengumpulkan DP (uang muka-red), asalkan memiliki jumlah tabungan yang cukup selama masa tertentu, misalnya enam sampai 12 bulan," tambah Sandi.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help