Home »

News

» Jakarta

Demo Ahok

Lima Tersangka Pendemo Ahok Dibela 200 Pengacara Mantan Aktivis HMI

Sebanyak 200 pengacara mantan aktivis HMI bakal mendampingi lima anggota HMI aktif yang ditangkap dan ditetapkan jadi tersangka oleh Polda Metro Jaya,

Lima Tersangka Pendemo Ahok Dibela 200 Pengacara Mantan Aktivis HMI
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Koordinator Pengacara HMI, Syukurmandar (kiri) saat datang untuk mendampingi lima anggota HMI aktif di Polda Metro Jaya, Selasa (8/11). 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Sebanyak 200 pengacara mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), bakal mendampingi lima anggota HMI aktif yang ditangkap dan ditetapkan jadi tersangka oleh Polda Metro Jaya, Selasa (8/11).

Kelimanya diringkus Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di tempat terpisah mulai dari Senin (7/11) dan Selasa (8/11).

Baca: Kuasa Hukum HMI Pertanyakan Prosedur Penangkapan Kadernya

Mereka dianggap ikut mengacau dan merusuh saat demo Ahok di depan Istana Presiden pada Jumat (4/11).

Salah satu yang diringkus adalah Sekjen HMI, Amijaya Halim.

Dia diringkus di kantor PBHMI di Manggarai, Jakarta Selatan, semalam.

Baca: Disinyalir Jadi Dalang Kerusuhan, HMI Malah Berniat Laporkan Kapolda Metro Jaya

"Kami ada 200 orang pengacara. Senior HMI ada banyak. Ini saja masih banyak yang mendaftar untuk jadi kuasa hukumnya," kata Koordinator Kuasa Hukum HMI, Muhammad Syukurmandar kepada wartawan, termasuk Wartakotalive.com, Selasa (8/11) sore.

Sebelumnya, kata Syukurmandar, tadi pagi, perwakilan pengacara ini sudah berkirim surat aduan ke Komisi III DPR RI terkait cara penangkapan yang aneh terhadap lima anggota HMI aktif itu oleh Polisi.

Surat aduan itu diterima oleh Anggota DPR RI di Komisi III dari Fraksi PPP, Asrul Sani yang juga mantan aktivis HMI.

Bahkan sore tadi, sebelum rombongan pengacara datang ke Polda Metro Jaya, Asrul lebih dulu mendatangi ruang penyidik dan menjenguk para juniornya itu.

Dia hanya 15 menit di dalam gedung. Lalu keluar dan mengaku hanya berkoordinasi saja dengan polisi.

Sementara itu, Syukurmandar mengaku tak setuju dengan cara polisi meringkus lima anggota HMI aktif itu.

"Sebenarnya bisa saja dilakukan panggilan secara resmi. Tak perlu ditangkap dan dijemput seperti itu," kata Syukurmandar.

"Kalau dipanggil resmi, nanti kami yang akan antar kader kami ke polisi dan mendampinginya," lanjut Syukurmandar. (ote)

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help