Masuki Segmen Baru, Polytron Luncurkan Smartphone Premium

Setelah menggarap pasar low end untuk smartphone di Indonesia sejak 2013, Polytron sebagai vendor lokal mulai memasuki segmen baru.

Masuki Segmen Baru, Polytron Luncurkan Smartphone Premium
Warta Kota/Ichwan Chasani
Suasana peluncuran Prime 7S, produk smartphone premium dari Polytron, di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (1/11/2016). 

WARTA KOTA, MENTENG - Setelah menggarap pasar low end untuk smartphone di Indonesia sejak 2013 lalu, Polytron sebagai vendor lokal yang berbasis di Kudus, Jawa Tengah ini, mulai memasuki segmen baru dengan meluncurkan smartphone premium, Prime 7S.

"Fitur-fitur yang kami hadirkan lada produk ini dibikin unik sesuai karakter konsumen Indonesia," ungkap Tekno Wibowo, Marketing Director Polytronx dalam peluncuran Prime7 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Sejak 2013, Polytron mengembangkan smartphone untuk dua level berbeda yaitu varian Rocket untuk level harga di bawah Rp1 juta, dan varian Zap untuk lever harga antara Rp1 juta hingga Rp2 jutaan.

Prime 7S yang dibanderol Rp3,799 juta dibalut dual glass design di bagian body, serta kamera utama 16 megapixel yang didukung fitur Isocell dan Phase Detection Auto-Focus Technology (PDAF).

Fitur Isocell memungkinkan kamera menghasilkan gambar terbaik meski berada di area minim cahaya, sedangkan PDAF menangkap fokus target bergerak dengan lebih cepat dan akurat dalam kurang dari 0,3 detik.

Kamera belakang berkekuatan 8 megapixel dilengkapi LED Flash, 84 derajat Wide Angle, serta sensor suara dan gerak tangan. Prosesornya menggunakan Helio P10 Octa Core 2Hz dengan RAM 3GB dan kapasitas penyimpanan internal 64 GB.

Memiliki konektivitas 4G, smartphone ini juga dilengkapi sensor sidik jari untuk keamanan dan turbo charging berdaya 9V 1.67 A yang membuat pengisian baterai dua kali lebih cepat dari smartphone konvensional.

Usun Pringgodigdo, GM Mobile Phone Division Polytron menambahkan, serupa dengan smartphone Polytron lainnya, Prime 7S juga menggunakan sistem operasi FIRA, sistem operasi yang dikembangkan Polytron sejak dua tahun lalu.

FIRA OS ini, kata Usun, menyajikan fitur FIRA TV untuk menikmati video streaming, dan tayangan di 12  channel televisi lokal, serta FIRA Store untuk pembelian token listrik, pulsa elektrik, dan game voucher.

Menurut Usun, produk ini mulai dipasarkan di market online seperti Blibli, Matahari, dan Eraphone mulai Selasa (1/11). Untuk market offline, produk ini akan tersedia di gerai Eraphone dalam sepekan mendatang.

"Kami berharap dengan produk ini, Polytron mulai memasuki segmen baru. Dengan ppendapatan perkapita yang terus meningkat, kami optimis segmen segmen premium di Indonesia juga akan terus tumbuh," tuturnya.

Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved