Sedang Diperbaiki, Turap Hutan Kota Pondok Labu Ambrol Lagi

Turap belum kering sempurna sudah rubuh kembali akibat beban tanah tebing yang besar, curah hujan yang tinggi,

Sedang Diperbaiki, Turap Hutan Kota Pondok Labu Ambrol Lagi
Warta Kota/Gopis Simatupang
Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Kamis (27/10/2016) membuat turap Hutan Kota Pondok Labu di Gang Melati RT 09/02, Cilandak, Jakarta Selatan, jebol sepanjang kira-kira 25 meter. Padahal, turap tersebut sedang dalam perbaikan. 

WARTAKOTA, CILANDAK - Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Kamis (27/10/2016) membuat turap Hutan Kota Pondok Labu di Gang Melati RT 09/02, Cilandak, Jakarta Selatan, jebol sepanjang kira-kira 25 meter. Padahal, turap tersebut sedang dalam perbaikan.

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan, Holi Susanto, mengatakan, ambrolnya turap pembatas Hutan Kota dengan saluran penghubung (Phb) Pinang Kali Jati itu terjadi akibat hujan yang turun sangat deras. Sementara, turap belum dapat maksimal bekerja.

"Cuaca seperti ini memang kurang mendukung (kegiatan perbaikan). Turap belum kering sempurna sudah rubuh kembali akibat beban tanah tebing yang besar, curah hujan yang tinggi, sehingga menyimpan air di tanah tersebut," ujar Holi kepada wartawan, Jumat (28/10/2016).

Untuk mengatasi jebolnya turap tersebut, pada Jumat (28/10/2016), belasan petugas dari Suku Dinas Tata Air dibantu petugas Kecamatan Cilandak telah membangun turap baru. Holi pun berharap cuaca mendukung agar kejadian yang sama tidak terulang lagi.

Uwi (32), salah seorang warga RT 09/02 mengatakan, akibat turap ambrol kemarin lingkungan rumahnya tergenang banjir sepaha orang dewasa, karena timbunan tanah membuat aliran Phb Pinang Kali Jati terputus, sehingga air malah 'lari' ke pemukiman warga.

Beruntung, luapan anak kali itu tidak separah September 2016 kemarin yang mencapai setinggi dada orang dewasa. "Karena turapnya ambrol lagi, makanya saluran ketutup lagi dan bikin banjir. Tapi untunglah petugas sigap langsung memperbaiki," bilang Uwi.

Ambrolnya turap tersebut terasa menyebalkan, karena terjadi saat perbaikan tebing Hutan Kota Pondok Labu tengah dikebut. Dua pekan lalu, misalnya, tebing yang sebelumnya curam setinggi 10 meter di atas pemukiman warga RT 09/02, saat ini sudah berubah bentuk.

Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan membuatnya menjadi lebih landai. Lebar Phb juga telah dikembalikan seperti semula, dari sebelumnya satu meter akibat longsor, menjadi sekitar empat meter.

Selain perbaikan tebing Hutan Kota dan saluran Phb, di saat bersamaan para pekerja juga tengah memperbaiki embung milik Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta seluas 3.000 meter persegi yang berada di dekat saluran Phb.

Bila sebelumnya embung tersebut penuh sampah, sehingga turut menyebabkan banjir, maka saat ini empang tersebut sudah bisa menampung air hujan karena telah dikeruk sedalam kira-kira satu meter. Dengan demikian, embung bisa membantu mencegah banjir.

Untuk diketahui, tebing Hutan Kota Pondok Labu ambrol pada 19 Agustus 2016. Akibat kejadian itu, sekitar 75 KK warga RT 09/02 terancam karena menderita banjir hebat. Tak hanya itu, peristiwa itu sampai merenggut nyawa satu orang warga akibat tertimbun longsor.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved