Properti

Pascabanjir, Properti di Kemang Masih Jadi Primadona

Banjir yang hanya menggenangi sebagian kawasan Kemang, kata dia, bukan alasan untuk takut tinggal di kawasan tersebut.

Pascabanjir, Properti di Kemang Masih Jadi Primadona
KOMPAS.com/Nibras Nada Nailufar
Basement Colony Kemang masih terendam banjir, Minggu (28/8/2016). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Banjir yang melanda sebagian wilayah Kemang, Jakarta Selatan, pada Agustus lalu mengejutkan banyak pihak.

Meski begitu, hingga kini wilayah Kemang masih menjadi salah satu primadona bagi masyarakat untuk dijadikan tempat tinggal dan area komersial.

Direktur ERA Vigo, Ridwan Goh, mengatakan bahwa pascabanjir dan ditambah solusi yang sudah mulai dijalankan oleh Pemprov DKI Jakarta, ternyata tidak mempengaruhi nilai jual properti di kawasan Kemang.

Banjir yang hanya menggenangi sebagian kawasan Kemang, kata dia, bukan alasan untuk takut tinggal di kawasan tersebut.

Menurutnya, properti di wilayah Kemang ternyata tetap menjadi primadona.

Adanya genangan beberapa waktu lalu, tidak mengurangi minat masyarakat

"Istilahnya, back to basic. Minat konsumen dan investor untuk menggarap Kemang tetap tinggi," tuturnya kepada wartawan.

Faktor penunjangnya adalah karena lokasi Kemang yang strategis, berada di selatan, tak jauh dari pusat kota, dan mudah diakses.

Penghuni dan investor bisa mendapatkan semua kebutuhan hidup seperti kuliner, bisnis, keperluan rumah tangga, pendidikan, hiburan, perkantoran, dan layanan publik.

"Secara umum kawasan selatan masih favorit untuk konsumen. Khususnya, bagi kalangan pembeli end user yang mencari hunian untuk tempat tinggal. Misalnya, pasangan muda yang hendak menikah namun enggan tinggal bersama mertua," kata Ridwan.

Halaman
12
Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved