Operasi Cipta Kondisi

Pesta Miras di Jalan Margonda, 14 Anak Punk Dicokok Polisi

Sebanyak 14 anak jalanan yang biasa disebut anak punk diamankan Jaguar Polresta Depok, dari Jalan Margonda, Beji, Depok, Kamis (27/10) dinihari.

Pesta Miras di Jalan Margonda, 14 Anak Punk Dicokok Polisi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Tim Penjaga Gangguan dan Anti Kerusuhan (Jaguar) Polresta Depok saat mengamankan anak punk dari Jalan Margonda, Beji, Depok, Kamis (27/10) dini hari. Ke-14 remaja punk itu diduga kuat berpesta miras di lokasi mereka berkumpul di sisi Jalan Margonda. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Sebanyak 14 anak jalanan yang biasa disebut anak punk diamankan Tim Penjaga Gangguan dan Anti Kerusuhan (Jaguar) Polresta Depok, dari Jalan Margonda, Beji, Depok, Kamis (27/10) dinihari.

Mereka kedapatan sedang berpesta miras oplosan jenis ciu, di salah satu toko yang tutup.

Bukan itu saja, dari tangan mereka juga disita senjata tajam berupa sebilah celurit.

20161027Pesta Miras di Jalan Margonda, 14 Anak Punk Dicokok Polisi1
Tim Penjaga Gangguan dan Anti Kerusuhan (Jaguar) Polresta Depok menunjukkan barang bukti senjata tajam berupa sebilah celurit yang diperoleh dari anak punk yang tengah berpesta miras di Jalan Margonda, Beji, Depok, Kamis (27/10) dini hari.

Ironisnya, sebagian besar dari mereka yang diamankan adalah berusia remaja atau dibawah umur sekitar 15 tahun.

Kapolresta Depok Kombes Harry Kurniawan menyebutkan diamankannya ke 14 remaja usia sekolah ini berawal dari laporan masyarakat yang resah atas aksi mereka yang selalu membuat kegaduhan, mulai malam hari sampai dinihari.

Dari laporan itu, kata Harry, pihaknya melalui Tim Jaguar mengintensifkan patroli rutin melalui operasi cipta kondisi di Jalan Margonda, Depok.

"Akhirnya kami dapati mereka tengah berpesta miras di sisi Jalan Margonda, semalam," kata Harry, Kamis (27/10).

Menurut Harry sebagian besar mereka yang diamankan adalah remaja usia sekolah dimana beberapa diantaranya pelajar putus sekolah dan masih ada yang berstatus pelajar.

"Mereka kami bina sebelum akhirnya kami kembalikan ke orangtua masing-masing," kata Harry.

Sebelumnya tambah Harry, mereka juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya dengan mabuk miras di sisi jalan sehingga menganggu ketentraman warga.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved