Pedagang Kaki Lima

Dinas UMKMP DKI Bagikan 38 Gerobak Gratis untuk PKL Binaan di Jaksel

Dinas UMKMP DKI Jakarta membagikan sebanyak 38 gerobak gratis bagi pedagang kaki lima (PKL) binaan di wilayah Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2016).

Dinas UMKMP DKI Bagikan 38 Gerobak Gratis untuk PKL Binaan di Jaksel
Warta Kota/Gopis Simatupang
Dinas Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perdagangan (UMKMP) DKI Jakarta membagikan gerobak gratis bagi pedagang kaki lima (PKL) di Pujasera Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2016). 

"Kalau ketahuan dijual atau disewakan ancamannya pidana pencurian aset Pemda. Kalau dicuri pasti ketahuan, karena gerobak ini dibuat khusus untuk Dinas UMKMP, tidak ada gerobak lain yang sama."

Irwandi menjelaskan, pembagian ke-38 gerobak ini merupakan bagian dari gelombang pertama program penyaluran 600 gerobak kepada PKL binaan di DKI Jakarta tahun 2016.

"Gelombang pertama ini kita bagikan 200 gerobak. Gelombang kedua bulan depan 200 gerobak, dan gelombang tiga bulan Desember 200 gerobak," jelas Irwandi.

Dia menambahkan, tahun 2017 Dinas KUMKMP juga berencana memberikan etalase baru untuk pedagang secara gratis.

Pemberian gerobak ini, tutur Irwandi, bertujuan untuk melengkapi fasilitas pedagang sebagai binaan Pemprov DKI.

Bila gerobaknya bagus, bersih, tidak kumuh, diharapkan pembeli akan datang sehingga penghasilan pedagang bisa meningkat.

"Jadi kalau ada tamu dari daerah atau luar negeri mereka bisa melihat bahwa PKL di DKI Jakarta sudah tertata rapi dan modern. Ini sesuai dengan visi-misi Pak Gubernur, yaitu otak penuh, perut penuh, dan dompet penuh. Kalau dagangannya laku kan otomatis dompet penuh," kata Irwandi.

Haji Joni, salah satu pedagang yang merupakan pemilik warung Bakso dan Siomay Pak Joni, mengaku gembira atas pemberian gerobak baru tersebut.

Dia mengharapkan pemberian gerobak ini bisa meningkatkan pendapatannya.

"Gerobaknya jauh lebih bagus dibandingkan gerobak yang lama. Saya juga senang karena untuk dapat gerobak ini nggak perlu bayar, cuma bayar retribusi Rp 4.000 perhari," kata Haji Joni.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help