Tol Layang Jakarta Cikampek Dimulai 2017

Pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek dijadwalkan mulai pada 2017.

Tol Layang Jakarta Cikampek Dimulai 2017
Warta Kota
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH-Proyek Jalan Tol layang Jakarta-Cikampek atau Jakarta Cikampek II (Elevated) akan dimulai pada 2017. Saat ini, BUMN PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) bersama Jasa Marga sedang membahas penjaminan untuk keberlangsungan proyek tersebut.

"Untuk tahun 2017 kita sedang bicarakan penjaminan empat ruas tol, salah satunya Jakarta Cikampek layang," ujar Direktur Utama PT PII, Sinthya Roesly  di Jakarta Pusat, Selasa (25/10/2016).

Ia menyebut penjaminan dana mencapai Rp 30 triliun lebih untuk empat ruas tol di 2017. Selain Jakarta Cikampek layang, juga Cileunyi- Sumedang- Dawuan di Jawa Barat, Serang- Panimbang di Banten, dan Krian-Legundi-Bunder di Jawa Timur.

“Tahun ini saja ada empat tol yang kami jamin, dengan nilai Rp 27 Triliun,” ujarnya lagi.

Seperti diketahui, tol layang Jakarta Cikampek adalah inisiasi Jasa Marga untuk memenuhi kebutuhan lalu lintas yang semakin padat di Jakarta-Cikampek. Rencananya, tiang penyangga struktur melayang jalan tol ini akan dibangun di median jalan atau di tengah jalan tol yang sudah ada. Proyek jalan layang yang membentang dari Cikunir-Karawang Barat ini direncanakan akan beroperasi pada tahun 2018 atau 2019 dengan masa konsesi selama 40 tahun.

Konsorsium ini menyiapkan investasi untuk pembangunan jalan tol dengan panjang 36.84 kilometer tersebut senilai Rp 16 triliun. Sementara itu, komposisi kepemilikan saham keduanya, masing-masing 80 persen untuk PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan 20 persen PT Ranggi Sugiron Perkasa.

Penulis: Ahmad Sabran
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved