Tip Kesehatan

Ayo Menyikat Gigi Malam Hari

Padahal selesai mandi sore, masih ada makan malam dan ngemil yang membuat gigi tidak bersih lagi.

Ayo Menyikat Gigi Malam Hari
Shutterstock
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Shahnaz Haque (44) pernah cerita, suaminya Gilang Ramadan sulit sekali dibiasakan menyikat gigi malam sebelum tidur. Kebiasaannya adalah menyikat gigi saat mandi saja.

Padahal selesai mandi sore, masih ada makan malam dan ngemil yang membuat gigi tidak bersih lagi. Sedangkan, menyikat gigi di malam hari sebelum tidur adalah waktu yang terbaik untuk melindungi gigi.

Untungnya ketiga putri pasangan Shahnaz dan Gilang, rajin gigi'>sikat gigi malam sehingga akhirnya Gilang pun kini mau menyikat gigi sebelum tidur. Apakah anda juga demikian?

“Menyikat gigi di malam hari sebelum tidur adalah waktu yang terbaik untuk melindungi gigi. Namun, kenyataannya masih banyak keluarga yang melewatkannya sehingga perlu dibiasakan di dalam keluarga terutama ditanamkan pada anak sedini mungkin,” ujar Senior Brand Manager Pepsodent Imelda Karya Wira saat peluncuran cerita petualangan Mama Sigi dan Pepo di Hotel Mulia, Selasa (11/10).

Ibu memegang peranan penting untuk mengajak kebiasaan baik di rumah. Tidak hanya kepada anak-anaknya tapi juga sang ayah. Ibu yang sudah punya kebiasaan baik akan menularkan kebiasaan itu ke anak-anaknya dan pasangannya. Termasuk menyikat gigi pada malam hari.

Penelitian yang diadakan Unilever, ibu adalah sosok yang mempunyai kebiasaan menyikat gigi tertinggi di keluarga. Frekuensi anak tidak menyikat gigi di malam hari lebih tinggi daripada orangtua. Sebanyak 77 persen anak tidak menyikat gigi di malam hari. Sementara 70 persen orangtua tidak melakukannya.

Hasil penelitian tersebut juga mengungkapkan, sekitar 46 persen responden menyikat gigi hanya sekali sehari, dimana rata-rata ibu menyikat gigi 1,5 kali sehari, dan anak hanya 1,3 kali. Hanya sedikit sekali yang melakukan gigi'>sikat gigi sesuai dengan frekuensi dan waktu yang direkomendasikan.

Dari penelitian tersebut juga terungkap, orangtua melewatkan menyikat gigi malam karena merasa lelah, lupa, bosan, terganggu, lebih tertarik pada hal lain daripada kesehatan, atau hanya tidak peduli.

“Lebih memprihatinkan lagi, mereka tahu bahwa merawat gigi itu penting namun seringkali merasa sudah cukup dengan kebiasaan menyikat gigi yang sudah dilakukan,” ujar Head of Professional Relationship Oral Care PT Unilever Indonesia Tbk Drg Ratu Mirah Afifah GCClinDent MDSc dikesempatan yang sama.

Ia menjelaskan, tidak menyikat gigi pada malam hari sama saja membiarkan kuman berkembang lebih cepat di rongga mulut. Sisa makanan yang menempel pada gigi, akan berubah menjadi asam yang dapat melarutkan mineral-mineral di gigi. Akibatnya, gigi menjadi cepat berlubang.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved