PPP Minta Ahok dan Djarot Tidak Menanggapi Bentuk Dukungan PPP Ilegal Kubu Djan Faridz

Bentuk dukungan PPP tandingan untuk pasangan calon Ahok-Djarot karena dianggap tidak sah mengatasnamakan DPP PPP di Jakarta.

PPP Minta Ahok dan Djarot Tidak Menanggapi Bentuk Dukungan PPP Ilegal Kubu Djan Faridz
Warta Kota/panji baskhara ramadhan
Ilustrasi wujud dukungan PPP dalam perhelatan pemilihan umum kepala daerah DKI Jakarta. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Romi menolak upaya Djan Faridz untuk mendukung pasangan calon Ahok-Djarot karena dianggap tidak sah mengatasnamakan DPP PPP di Jakarta, Senin (17/10/2016).

Dalam keterangan tertulis, dikatakan fraksi PPP pimpinan Romi mengimbau agar pasangan calon Ahok-Djarot tidak menanggapi setiap dukungan yang mengatasnamakan PPP.

Pun dinyatakan, agar calon petahana meminta kepada pasangan petahana untuk juga ikut menjaga suasana kondusif dengan berkompetisi secara sportif dalam Pilkada DKI Jakarta.

Berikut ini isi pernyataan DPW PPP pimpinan Romi, Abdul Aziz:

1. PPP DKI Jakarta menolak upaya Djan Faridz yang secara tidak sah mengatasnamakan DPP PPP untuk mendukung Ahok-Djarot karena apa yang dilakukan merupakan upaya memecah belah umat.

2. PPP sebagai parpol hanya mengusung dan mendukung Agus-Sylvi, dan meminta kepada DPP PPP untuk mengambil langkah penegakan disiplin partai dan langkah-langkah hukum yang diperlukan

3. Menghimbau kepada paslon Ahok-Djarot agar tidak menanggapi setiap dukungan mengatasnamakan PPP, karena sudah menetapkan dukungannya pada Paslon Agus-Sylvi, dan meminta kepada pasangan petahana untuk juga ikut menjaga suasana kondusif dengan berkompetisi secara sportif dalam pilkada Jakarta.

4. Dukungan tersebut tidak berdampak apapun terhadap keabsahan paslon Agus-Sylvi melainkan hanya menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu, karenanya PPP DKI menghimbau agar paslon tidak menggunakan cara2 tidak sportif di luar arena dg berspekulasi bahwa hal2 tsb akan menurunkan elektabilitas Agus-Sylvi. (Faizal Rapsanjani)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved