Meski Katanya Nelayan Mogok, Harga Ikan Laut Masih Stabil

Belum berubahnya harga ikan laut segar tersebut disampaikan sejumlah pedaganglantaran pasokan ikan yang dijual masih tercukupi.

Meski Katanya Nelayan Mogok, Harga Ikan Laut Masih Stabil
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Pemogokan nelayan di Muara Baru. 

WARTA KOTA, KRAMATJATI -- Mogok masal yang dilakukan oleh ribuan nelayan, pengusaha pengolahan ikan hingga pedagang ikan di Muara Baru, Jakarta Utara sejak Minggu (9/10/2016) kemarin rupanya belum berdampak pada kenaikan harga ikan.

Harga ikan laut segar di sejumlah pasar Ibu kota terpantau stabil pada Senin (10/10/2016).

Belum berubahnya harga ikan laut segar tersebut disampaikan sejumlah pedagang di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur lantaran pasokan ikan yang dijual pada Senin (10/10/2016) pagi, masih tercukupi.

Pasokan ikan yang didapatkan dari penampungan ikan Muara Baru pada Minggu (9/10/2016) malam itu pun masih dipatok harga normal oleh tengkulak.

Hal tersebut disampaikan oleh Sulis (36) pedagang ikan asal Bangkalan Madura. Perempuan yang biasa berjualan di pinggir Jalan Raya Bogor, tepatnya depan Pasar Kramat Jati itu menyampaikan jika harga ikan segar yang dijualnya cenderung tetap, kenaikan hanya pada ikan tuna lantaran bukan musimnya.

Harga ikan tersebut antara lain, ikan tongkol yang dijual seharga Rp 15.000 per kilogram, ikan bawal laut seharga Rp 15.000 per kilogram, ikan selar seharga Rp 13.000 per kilogram, ikan etem seharga Rp 14.000 per kilogram, ikan kakap seharga Rp 40.000 per kilogram dan ikan layur seharga Rp 60.000 per kilogram.

"Ikan yang naik itu tuna sama cakalang sekitar Rp 35.000 sekilo, cumi juga naik sekitar Rp 40.000 sekilo sama udang yang harganya sekarang Rp 70.000 sekilo. Itu semua memang musiman, lagi susah, apalagi pada demo sekarang ini," ungkapnya.

Yeti (29) sesama pedagang ikan yang tinggal di kontrakan bersebelahan dengan Sulis di Gang Induk, Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur itu pun menyampaikan hal serupa. Bahkan, katanya, tidak menutup kemungkinan jika harga ikan akan terus melonjak apabila aksi mogok masal tetap terjadi hingga sepekan ke depan.

"Semua pedagang kan ambil ikan di sana semua, kalau semuanya mogok melaut, ikan di penampungan pasti habis, ya ujung-ujungnya (pasokan ikan-red) langka. Kalau udah begitu pasti harganya naik, bisa-bisa dua kali lipat dari sekarang," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved