Pilkada DKI Jakarta

Tingkatkan Elektabilitas, Anies-Sandi Sampaikan Pesan Positif

Anies Baswedan mensyukuri hasil survei dari beberapa lembaga survei, bahwa elektabilitasnya berada di posisi kedua, setelah pasangan Ahok-Djarot.

Tingkatkan Elektabilitas, Anies-Sandi Sampaikan Pesan Positif
Faisal Rapsanjani
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2016) malam. 

WARTA KOTA, CILANDAK - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mensyukuri hasil survei dari beberapa lembaga survei, bahwa elektabilitasnya berada di posisi kedua, setelah pasangan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot.

Anies menyebutkan, elektabilitas 21,1 persen dari hasil Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merupakan sebuah hasil baik untuk langkah baru untuk memulai masa kampanye di Pilkada DKi 2017.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini yakin elektabilitasnya akan terus naik. Sebab, kata Anies, dia bersama Sandi akan menawarkan ide, konsep serta gagasan untuk Jakarta lebih baik ke depannya.

"Kami terus akan melaksanakan kampanye karena sekarang statusnya (kampanye) belum mulai. Strateginya tadi seperti disampaikan, kami akan bergerak di bawah maupun di sosial media maupun di media konvensional lainnya," ujar Anies, di kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2016) malam.

"Arah kami akan tetap merencanakan Jakarta dengan berbagai karya-karya yang sudah ada dan akan disajikan dalam pesan-pesan yang positif," lanjutnya.

Menurut mantan Rektor Universitas Paramadina ini, pasangan Anies-Sandi bukan hanya kombinasi untuk memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

"Ada satu hal bahwa Anies dan Sandi itu pasangan dengan komplementer. Kami mengistilahkan seperti dwitunggal. Ada aspek-aspek di mana Anies kuat ada aspek di mana Sandi kuat. Jadi wakil bukan semata mata untuk menarik suara," ujarnya.

Melalui karya, rencana, dan gagasan, lanjut Anies, pesan positif akan terus digaungkan oleh pasangan Anies-Sandi.

"Karena ada sekitar 28 sampai 30 persen yang belum menentukan pilihan. Mereka ini sebenarnya pemilih yang teliti maka itu kami harus hadir menawarkan sesuatu yang baru untuk mereka," imbuhnya. (Faizal Rapsanjani)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved