Pemilukada DKI Jakarta

Strategi yang Dipasang Tim Pemenangan Ahok dan Djarot

Wakil ketua tim pemenangan Ahok-Djarot, Dono Prasetyo mengungkapkan strategi untuk Pemilukada DKI 2017 nanti akan berbeda.

Strategi yang Dipasang Tim Pemenangan Ahok dan Djarot
Warta Kota/Nur Ichsan
Pendataan pemilih Pemilukada DKI Jakarta. 

WARTA KOTA, SENEN -- Waktu kampanye Pemilukada DKI 2017 tinggal hitungan Minggu.

Tiga bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur akan bertarung mengadu strategi, untuk menuju DKI Satu.

Wakil ketua tim pemenangan Ahok-Djarot, Dono Prasetyo mengungkapkan strategi untuk Pemilukada DKI 2017 nanti akan berbeda.

Perlu diketahui, Dono Prasetyo pernah menjadi tim sukses Joko Widodo (Jokowi), sebagai sekretaris jenderal Seknas Jokowi pada Pilpres 2014 lalu.

Ia mengatakan, tim pemenangan Ahok-Djarot akan lebih menonjolkan kinerja calon petahana selama masa jabatannya.

"Beda, saat itu kan dia(Jokowi) sebagai pendatang. Skrg kita ingin melihatkan pada publik bahwa apa yg dilakukan pak Ahok adalah kerja yg sudah nyata," ungkap Dono, di Kantor KPU DKI, Jalan Salemba

Seperti yg dikatakan pak Nusron Wahid, Lanjut Dono, Ahok sendiri adalah bagian dari pekerjaan.

"Kalau itu bagian dari pekerjaan dia tidak akan jaim dan dilaksanakan," kata Dono.

"Jadi tdk ada satu ketakutan bahwa pak Ahok dengan masa kampanye gini berhenti. Dia tetap melakukan apa yang harus dia lakukan sebagai gubernur," sambungnya.

Tim pemenangan Ahok-Djarot tidak khawatir, jika terdapat lembaga survei yang menyatakan elektabilitas Ahok turun.

Pasalnya, indeks kepuasan kerja yang akan menjadi senjata Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti.

"Kita tidak lihat elektabilitas, kita lihat kepuasan kerja. Indeks itu yang kita ingin tonjolkan karena sekarangg pak Ahok petahana ini ingin tunjukkan kinerjanya," tutupnya.

Sebelumnya, relawan Teman Ahok pun meluncurkan website terbaru. Website tersebut yang akan menjadi pusat informasi Teman Ahok dan hasil kerja nyata Ahok selama menjabat gubernur DKI.

"Dimana dulunya ,orang pengen tahu jumlah KTP perharinya berapa, dan sekarang menjadi perubahan apa yang sudah terjadi di Jakarta selama Ahok menjabat," kata salah satu sendiri Teman Ahok, Aditya Yogi Prabowo, Sabtu (1/10/2016) lalu. (Faizal Rapsanjani)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved