Anak Mario Teguh

Perjuangan Ario Kiswinar Mencari Pengakuan Mario Teguh

Ario Kiswinar Teguh tidak menduga upaya permintaan pengakuan dari Mario Teguh, menjadi panjang dan dikonsumsi oleh semua masyarakat Indonesia.

Perjuangan Ario Kiswinar Mencari Pengakuan Mario Teguh
Arie Puji Waluyo
Ario Kiswinar bersama tim kuasa hukumnya saat berkunjung ke kantor redaksi KompasTV di kawasan Palmerah Barat, Jakarta. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Ario Kiswinar Teguh tidak menduga upaya permintaan pengakuan dari Mario Teguh, menjadi panjang dan dikonsumsi oleh semua masyarakat Indonesia.

Ia pun merasa sangat berat mencari dan meminta pengakuan anak dari Mario Teguh. Karena, Ario lah hasil buah hati dari pernikahan Mario Teguh bersama Aryani Soenarto.

Upaya permintaan pengakuan itu berujung pada somasi (peringatan) dari pihak sang Ayah. Ario mengaku awalnya tidak terpikirkan akan dikeluarkannya somasi tersebut.

"Siapa yang mau sih. Apa lagi sampai segini panjanganya, untuk mendapatkan pengakuan anak dari ayah sendiri," kata Ario.

Hal itu ia katakan ketika menyambangi gedung Kompas TV, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (3/10/2016).

Ario pun heran dengan tingkah laku dari Mario Teguh, yang tidak mengakui ia sebagai anaknya dan menjelek-jelekan mantan istrinya sendiri.

"Ini seperti 'buah simalakama' banget. Itu papa yang saya minta pengakuannya. Tetapi di satu sisi papa menjelekkan mama seperti itu," ucapnya.

Ario menjelaskan, yang dimaksud buah simalakama itu ialah tindakan Mario Teguh yang seakan menjelek-jelekan dirinya sendiri, dengan tidak mengauki Ario sebagai anak kandungnya.

"Ini bukan istilah membela siapa. Ini demi mamah dan papa (Mario Teguh). Tapi saya juga bingung, di satu sisi mau membela mamah saya, tapi di sisi lain saya di somasi sama ayah saya," ujar Ario.

Kendati demikian, Ario pun tidak mengurangi rasa sayangnya kepada motivator kenamaan itu. Ia tetap mengakui bahwa Mario Teguh adalah ayah kandungnya.

"Sampai kapanpun yah dia (Mario Teguh) ayah saya," kata Ario Kiswinar. (Arie Puji Waluyo)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help