Pilkada

Ahok Tuding Sandiaga Pengemplang Pajak sehingga Ikut Program Tax Amnesty

Menurut Ahok, keikutsertaan Sandiaga dalam program itu, menunjukan Sandiaga tidak patuh membayar pajak.

Ahok Tuding Sandiaga Pengemplang Pajak sehingga Ikut Program Tax Amnesty
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot diabadikan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (20/9/2016). 

WARTA KOTA, PALMERAH— Petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saling sindir dengan calon wakil Gubernur DKI Jakarta dari koalisi Partai Gerindra dan PKS, Sandiaga Salahudin Uno.

Ahok ditantang Sandiaga untuk melakukan pembuktian harta terbalik. Pembuktian harta terbalik telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2006 tentang Pengesahan Ratifikasi PBB Melawan Korupsi.

Dalam peraturan itu disebutkan, jika harta seorang pejabat publik tidak sesuai dengan biaya hidup dan pajak yang dibayar, hartanya akan disita negara dan dia dinyatakan sebagai seorang koruptor.

Ahok mengatakan, telah melakukan pembuktian harta terbalik kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebagai pejabat negara hartanya rutin dilaporkan kepada KPK sejak 1999.

"Jadi seorang pejabat publik, ketika melaporkan LHKPN itu, dilihat dari gaya hidup, biaya hidup, dan uang yang dia laporin, kira-kira mendekati betul tidak," ujar Ahok di Monas, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2016).

Ahok menyatakan, Sandiaga menantangnya tidak sebanding. Sebab, dirinya merupakan pejabat publik, sedangkan Sandiaga berlatar belakang pihak swasta. Untuk pihak swasta, ucap Ahok, seharusnya melaporkan pajak.

Ahok menyinggung Sandiaga yang mengikuti program pemerintah tax amnesty atau pengampunan pajak. Menurut Ahok, keikutsertaan Sandiaga dalam program itu, menunjukan Sandiaga tidak patuh membayar pajak.

"Dalam hal ini (Tax Amnesty) Pak Sandiaga ikut. Berarti itu membuktikan, Pak Sandiaga dulu tuh ngemplang pajak, tidak bayar pajak gitu ya, he-he," ucap Ahok seraya tertawa.

Sebelumnya, Sandiaga mengajak Ahok untuk melakukan pembuktian harta terbalik. Sandiaga mengatakan, akan mendatangi Ikatan Akuntan Indonesia untuk menanyai bagaimana prosedur pembuktian harta terbalik.

"Saya mengajak beliau dan keluarganya juga. Karena mungkin keluarganya beliau diuntungkan dengan kebijakan Pak Ahok itu, membuka semuanya dan membuktikan harta terbalik," ujar Sandiaga di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2016). (Dennis Destryawan)

Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved