Home »

News

» Jakarta

Kecelakaan

BREAKING NEWS: Angka Kematian Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Jakarta Meningkat

Angka kecelakaan di Ibukota Jakarta dalam beberapa minggu terakhir mengalami peninggkatan sebesar 13 persen.

BREAKING NEWS: Angka Kematian Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Jakarta Meningkat
Warta Kota
Ilustrasi 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Angka kecelakaan di Ibukota Jakarta dalam beberapa minggu terakhir mengalami peninggkatan sebesar 13 persen.

Bahkan, untuk korban meninggal dunia akibat kecelakaan sebanyak 16 orang.

Berdasarkan data dari Subdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya pada 16 September sampai 22 Semtember 2016, jumlah kejadiaan kecelakaan sebanyak 110.

Sementara, untuk tanggal 23 September sampai 30 September 2016 sebanyak 124 kejadian atau naik 13 persen.

"Untuk meninggal dunia ada 6 orang pada 16 sampai 22 September 2016. Sedangkan, 23 sampai 30 September ada 16 orang atau naik 67 persen," kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto dalam pesan singkatnya di Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (3/10).

Korban luka berat akibat kecelakaan pada 16 September sampai 22 Semptember 2016 sebanyak 14. Sementara tanggal 23 September sampai 30 September 2016 sebanyak 38. "Ada kenaikan 171 persen untuk jumlah luka berat dibandingkan minggu sebelumnya," ucapnya.

Selama ini, kata dia, Ditlantas Polda Metro Jaya telah melakukan upaya Pre-Emtif atau dengan mengkampayekan keselamatan berkendara seperti safety riding dan safaty driving, serta penyampaian brosur-brosur tata cara berlalu lintas yang benar.

Untuk upaya preventif yaitu penjagaan dan patroli pada daerah dan jam rawan. Kemudian, penempatan strong point pada jam-jam rawan.

"Sedangkan upaya penegakan hukum seperti penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi kecelakaan lalu lintas (pelanggaran Lawan arus, trafic light, ngetem,parkir liar)," ungkapnya.

Sementara itu, para pengendara mengatakan kebanyakan kecelakaan karena pengendara mengantuk, mabuk sampai banyak jalanan yang rusak. Seperti diutarakan Isha (24), warga Cipete Selatan.

Menurutnya, banyak pengendara yang mengantuk saat berkendara membuat banyaknya kejadian kecelakaan.

"Kecelakaan biasanya malam hari seperti daerah rawan Kemang dan Tebet. Itu karena pengendaranya ngantuk dan mabuk," ucap pria berambut pendek itu.

Selain itu, jalanan Ibukota Jakarta yang rusak merupakan penyebab pengendara roda dua sering terjatuh. Oleh sebab itu, dia meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbaiki jalanan yang rusak.(bin)

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help