Di KPP Grogol, Tax Amnesty Tembus Rp 1,4 Triliun

Raihan program pengampunan pajak atau tax amnesty melesat tajam pada pekan terakhir September ini.

Di KPP Grogol, Tax Amnesty Tembus Rp 1,4 Triliun
Rangga Baskoro
Hari terakhir periode I pengajuan tax amnesty di KPP Pratama Menteng Dua, Jumat (30/9/2016), dibanjiri warga. Naiknya jumlah tarif dana tebusan sebesar 1 persen esok hari membuat mereka rela mengantri sejak jam 04.00. 

WARTA KOTA, GROGOL - Raihan program pengampunan pajak atau tax amnesty melesat tajam pada pekan terakhir September ini.

Hal ini disampaikan Ar Ar Aryaman Kepala Kantor KPP Grogol. Berdasarkan data dari Kantor Pajak Pratama Grogol Petamburan, harta yang sudah dilaporkan mencapai Rp 1,4 triliun baik deklarasi atau repatriasi harta.

Untuk total Surat Pernyataan Harta (SPH) pada kamis lalu mencapai 5880 SPH yang dilaporkan ke Kantor Pajak Pratama Grogol Petamburan.

Jumlah Wajib Pajak sudah datang ke KPP Grogol sekitar 9700 yang sudah melakukan konsultasi.

Sedangkan Jumlah Wajib Pajak yang sudah membayar mencapai 8172 sampai kemarin sore kamis (29/9/2016), jadi masih ada 1528 yang kemungkinan akan mendaftar pada malam ini atau di periode kedua.

Target KPP Grogol untuk pemasukan Tax Amnesty dalam setahun Rp 3.4 triliun, sedangkan dalam tiga bulan ini sudah mencapai 1,4 triliun sehingga dibutuhkn  Rp 2 triliun lagi untuk mencapai target.

KPP Kebon jeruk 2 sudah mencapai 132 persen, Taman Sari 1 128 persen , Tamboran 123 persen , Taman Sari 2 106 persen, Kembangan 100 persen yang sudah mencapai target.

Dengan pencapaian itu Jakarta Barat mencapai ranking pertama nasional pada bulan ini.

Sejak pekan lalu, antusias Wajib Pajak yang ingin ikut program tax amnesty begitu melonjak, mereka berbondong-bondong mendatangi sejumlah kantor pajak.

Di Kantor Pajak Pratama (KPP) Grogol yang terletak di Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat, misalnya, para wajib pajak rela datang pagi hari untuk melaporkan hartanya.

Seperti diketahui, bahwa pada hari ini merupakan akhir periode pertama program tax amnesty dengan tarif terendah yakni 2 persen untuk deklarasi dalam negeri dan repatriasi. (Joko Supriyanto)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help