Pilkada
Hah, Ternyata Dokumen Tanggal Lahir Djarot Salah
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengaku, diprotes Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Kenapa?
Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Suprapto
WARTA KOTA, PALMERAH— Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengaku, diprotes Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, saat menjalani tes psikologi di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr Mintohardjo, Bendungan Hilir (Benhil), Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (25/9/2016).
Ahok memprotes tanggal lahir Djarot yang salah.
"Tadi saya diprotes Pak Ahok, kemarin baca profil, usia 60 tahun, kok awet muda kata pak Ahok?" kata Djarot usai menjalani tes psikologi di RSAL Mintohardjo.
Data tersebut, seperti yang tercatat di Wikipedia, Djarot lahir di Gorontalo, 30 Oktober. Padahal ia kelahiran Magelang, 6 Juli tahun 1962.
"Saya lahir bukan di Gorontalo, di Magelang, tahunnya 62, jadi usia 54 tahun. Makanya diprotes Pak Ahok. Makanya Pak Ahok, (bilang) kok tua banget gitu ya," kata Djarot.
Seperti diketahui tes psikologi ini, dilakukan sejak pukul 07.30 hingga pukul 12.00.
Usai menjalani tes tersebut, seluruh calon menuju ke kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, untuk menjalankan tes narkoba.