Ahok Berencana Lakukan Tes Rambut Kepada Pejabat Eselon DKI Jakarta

Jadi ke depan, saya pengen untuk eselon lebih tinggi, saya pengen biayain pakai tes rambut.

Ahok Berencana Lakukan Tes Rambut Kepada Pejabat Eselon DKI Jakarta
Warta Kota/Rangga Baskoro
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 

WARTA KOTA, KRAMATJATI - Pada tes pemeriksaan bebas narkoba yang dilakukan oleh para calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta periode 2017-2022, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengambil sampel urine dan rambut.

Usai menjalani tes pemeriksaan bebas narkoba, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana lakukan tes yang sama kepada pejabat eselon di DKI Jakarta.

Hal tersebut dilakukan karena tes menggunakan sampel rambut dinilai olehnya memberikan hasil yang lebih akurat daripada sampel urine.

"Jadi ke depan, saya pengen untuk eselon lebih tinggi, saya pengen biayain pakai tes rambut. Karena pakai yang urine itu gagal," ujar Ahok di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Minggu (25/9/2016).

Sampel rambut yang diambil sebanyak 50 miligram. Komisaris Besar (Kombes) Polisi Slamet Pribadi, Humas BNN, mengatakan bahwa rambut dapat menyimpan kandungan narkoba hingga 3 bulan lamanya.

"Itu teknis ya. Tapi yang diambil adalah urine dan rambut. Sebenarnya untuk tes urine saja cukup. Cuma juga dilakukan tes rambut agar hasilnya lebih pasti. Karena rambut menyimpan lebih lama sekitar 3 bulan," ucap Slamet. (Rangga Baskoro)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved