Kombes Krishna Murti Dimutasi dari Wakapolda Lampung

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy membantah Krishna Murti dimutasi karena sedang mengalami kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang wanita.

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Di tengah isu dugaan penganiayaan terhadap wanita, Mabes Polri memutasi Wakapolda Lampung, Kombes Krishna Murti.

Mantan Direktrur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya itu digantikan oleh Komisaris Besar Bonifasius Tampoi yang sebelumnya menjabat sebagai Seslem Sespim Polri Lemdikpol.

Dalam telegram dengan klasifikasi biasa yang ditandatangani Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin ini, Krishna dimutasi menjadi Kepala Bagian Pengembangan Kapasitas Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri.

Mutasi Krishna tertuang dalam surat telegram rahasia Kapolri Nomor ST/2335/IIX/2016 tertanggal 23 September 2016.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy membantah Krishna Murti dimutasi karena sedang mengalami kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang wanita.

"Tidak ada, tidak ada kaitan kasus, karena yang bersangkutan keahliannya bidang hubinter ya. Jadi karena kan kita tugasnya nanti 190 negara sebagai tuan rumah," kata Boy, Sabtu (24/9).

Menurutnya Indonesia atau tepatnya di Bali akan menjadi tuan rumah Sidang Umum Interpol. Sehingga, Krishna bisa membantu tugas-tugas kepolisian. Dalam rangka bekerjasama dengan Interpol.

"Kombes Krishna dimutasi dalam rangka memperkuat Hubinter untuk mendukung tugas-tugas Sidang Umum Interpol yang akan dilaksanakan Bulan November di Bali," tutur dia.

Ketika ditanya soal penyelidikan yang dilakukan terhadap Krishna Murti, dia mengatakan saat ini masih bersifat keterangan. Belum ada sanksi yang diberikan kepada Krishna.

Dia menuturkan penyelidikan masih diselidiki Paminal Propam Mabes Polri.

"Belum ada kesimpulan. Belum sampai ada kesimpulannya, masih dalam pengumpulan bahan keterangan saja sifatnya," ucapnya.(bin)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved