WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Kebakaran

KM Santa Jaya Terbakar, Kasudin Damkar Jakut Menduga karena Bara Puntung Rokok

"Diduga, kebakaran dipicu puntung rokok yang dibuang ke tempat sampah dalam keadaan masih menyala. Maka, kapal ini pun langsung terbakar

KM Santa Jaya Terbakar, Kasudin Damkar Jakut Menduga karena Bara Puntung Rokok
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu berusaha memadamkan api di KM Santa Jaya, yang terbakar hebat di perairan Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (23/9), sekitar pukul 04.55 WIB. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN -- Jajaran Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu bersama-sama memadamkan kapal KM Santa Jaya yang terbakar di sekitaran perairan Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara pagi tadi, Jumat (23/9).

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, Edi Rudiyanto menjelaskan timbulnya api dikarenakan bahan kimiawi untuk pembuatan fiber atau resin di kapal tersebut memanas hingga menimbulkan api dan membakar kapal tersebut saat petugas dan beberapa anak buah kapal (ABK) tertidur pulas.

Namun, di sisi lain, Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Utara, Satriadi Billy Gunawan menyatakan api timbul lantaran ada salah seorang dari petugas kapal membuang puntung rokok yang masih dalam kondisi menyala.

"Diduga, kebakaran dipicu puntung rokok yang dibuang ke tempat sampah dalam keadaan masih menyala. Maka, kapal ini pun langsung terbakar sekitar pukul 04.45 WIB. Api pun membesar, dan merembet ke ruang mesin kapal itu," papar Satriadi.

Terbakarnya kapal tersebut pun membuat para anak buah kapal (ABK) dan beberapa petugas lainnya panik lantaran munculnya api melahap sebagian kapal itu.

Para petugas kapal itu pun berupaya menjauhkan kapal dari kapal-kapal nelayan lainnya agar api tak merembet.

"Kapal yang terbakar ditarik sedikit agak jauh dari dermaga dengan menggunakan kapal boat. Sebab, saat kejadian itu, banyak kapal yang bersandar setelah pulang melaut. Lalu, kapal boat menarik kembali ke lokasi yang diketahui mempermudah pihak pemadam kebakaran melakukan pemadaman. Empat unit armada langsung dikerahkan," papar Satriadi.

Satriadi menambahkan, sekitar pukul 06.23 WIB, api berhasil dipadamkan di kapal tersebut dan tidak memakan korban jiwa. Hanya saja, kerugian ditaksir Rp 750 juta.

"Tidak ada korban yang tewas atau terluka, semuanya selamat. Namun kejadian ini telah menelan kerugian hingga Rp 750 juta. (BAS)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help