Tax Amnesty

Wapres Jusuf Kalla Ingatkan Singapura Jangan Halangi WNI Ikut Tax Amnesty

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyayangkan langkah perbankan Singapura terhadap kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty di Indonesia.

Wapres Jusuf Kalla Ingatkan Singapura Jangan Halangi WNI Ikut Tax Amnesty
Antaranews.com
Jusuf Kalla 

WARTA KOTA, PALMERAH— Wakil Presiden Jusuf Kalla menyayangkan langkah perbankan Singapura terhadap kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty di Indonesia.

Menurut dia, tidak seharusnya perbankan Singapura mencampuri urusan dalam negeri Indonesia.

“Tentu kita sayangkan kalau itu benar, dan Singapura tentu tak berhak untuk campuri masalah-masalah kepemilikan. Apalagi, Singapura menganut devisa bebas sama dengan kita,” kata Kalla di sela-sela kegiatan KTT Gerakan Non Blok di Pulau Margarita, Venezuela, Minggu (18/9/2016).

Perbankan swasta di Singapura sebelumnya dikabarkan membeberkan kepada kepolisian setempat nama-nama nasabah yang mengikuti program pengampunan pajak.

Alasannya adalah program amnesti pajak bisa menghancurkan bisnis bank-bank itu.

Kalla mengatakan, tax amnesty merupakan kebijakan yang dibuat pemerintah untuk meningkatkan ketaatan wajib pajak dalam menjalankan kewajibannya.

Dengan pengampunan yang diberikan, orang yang selama ini belum taat pajak diharapkan dapat menebus kesalahan mereka.

“Orang tak bayar pajak kan pelanggaran, karena itu diampuni. Tak boleh negara lain turut campur,” ujarnya.

Perbankan swasta di Singapura sebelumnya dikabarkan membeberkan kepada kepolisian setempat nama-nama nasabah yang mengikuti program tax amnesty.

Alasannya adalah program amnesti pajak bisa menghancurkan bisnis bank-bank itu.

Halaman
12
Editor: Suprapto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved