Tip Kesehatan

Yayasan Jantung Indonesia Gaungkan Hidup Sehat kepada Remaja Kota

"Mereka semua bisa menyuarakan kita keren tanpa rokok, jadi itu semua justru lebih keren lagi bahwa tanpa rokok dan hidup sehat," kata Zivanna.

Yayasan Jantung Indonesia Gaungkan Hidup Sehat kepada Remaja Kota
Faizal Rapsanjani
Zivanna L Siregar, Duta Remaja Yayasan Jantung Indonesia. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Pada kesempatan perhelatan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah secara gratis di 16 kota, Yayasan Jantung Indonesia (YJI) akan menyampaikan pesan hidup sehat, khusus bagi remaja dan anak.

Syahlina Zuhal, ketua umum Yayasan Jantung Indonesia menyebut penyakit jantung dapat menyerang kepada siapa saja tanpa pandangan usia dan gender.

Lanjutnya, program ini juga beritama dengan memperingati hari jantung sedunia, yang dicanangkan oleh World Heart Federation (WHF) pada 25 September 2015.

"Untuk memberikan informasi kepada negara serta masyarakat di seluruh dunia bahwa penyakit kardiovaskuler (penyakit jantung dan stroke) adalah penyebab kematian nomer satu, memakan korban 17,3 juta tiap tahunya," jelas Syahlina.

Pun dikatakan Zivanna L Siregar, Duta Remaja YJI. "Kalau untuk duta remaja sendiri sering melakukan penyuluhan ke anak anak muda, kita ke kampus-kampus maupun sekolah, seperti mengadakan senam jantung dan sebenarnya anak muda juga bisa ikut, peserta juga sudah banyak anak mudanya," katanya kepada Wartakota.

Menurutnya, sebagian besar kalangan remaja sudah menjadi perokok aktif. Untuk itu Zivanna menyuarakan hidup keren tanpa rokok.

"Mereka semua bisa menyuarakan kita keren tanpa rokok, jadi itu semua justru lebih keren lagi bahwa tanpa rokok dan hidup sehat," kata Zivanna.

Syahlina Zuhal menambahkan bahwa, WHF dan anggota-anggota nya serempak menyebar-luaskan berita bahwa paling tidak 80 persen dari kematian dini, akibat penyakit kardiovaskular.

"Sebenarnya dapat dicegah bilamana 4 faktor resiko utamanya , merokok, makanan tidak sehat, kurang aktifitas fisik, dan konsumsi alkohol dapat dikendalikan," jelasnya Syahlina.

"Dari keempat resiko itu, saya berharap anak muda dapat menghindari konsumsi rokok dan lainya, semoga dari kegiatan ini masyarakat lebih perhatian akan kondisi kesehatannya," harapnya. (Faizal Rapsanjani)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved