WartaKota/

Wali Kota Bekasi Geram Melihat Kondisi Rumput Stadion Patriot Jelek

Dulu tidak seperti ini pas pertengahan tahun 2014 lalu. Pengadaan rumput ini Rp 2 miliar loh

Wali Kota Bekasi Geram Melihat Kondisi Rumput Stadion Patriot Jelek
Warta Kota/Fitiyandi Al Fajri
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi sedang menunjukan kondisi rumput jenis Bermuda di Stadion Chandrabaga di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Selasa (6/9/2016). Rahmat mengaku kecewa dengan kondisi rumput yang didatangkan dari negara Brazil itu, karena kondisinya jelek padahal pengadaannya mencapai Rp 2 miliar. 

WARTA KOTA, BEKASI - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi geram dengan ulah anak buahnya karena tak mengikuti instruksinya. Hal itu terungkap saat politisi Partai Golkar ini menyambangi Stadion Patriot Chandrabaga di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

"Kok rumputnya jelek kayak gini. Dulu tidak seperti ini pas pertengahan tahun 2014 lalu. Pengadaan rumput ini Rp 2 miliar loh," ujar Rahmat saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Stadion tersebut pada Selasa (6/9).

Rahmat menyatakan, sebelumnya telah menginstruksikan agar petugas yang merawat stadion terutama di bagian pemeliharaan rumput ditambah. Namun rupanya instruksi tersebut tidak diterapkan, sehingga kondisi rumput kini mirip dengan lapangan tingkat kecamatan. "Rumputnya kebanyakan ditumbuhi rumput liar dan rumput jenis Bermuda ini banyak yang kering," kata Rahmat.

Rahmat menyayangkan dengan kejadian ini. Soalnya rumput tersebut didatangkan langsung dari negara Brazil. Dia pun kembali menegaskan, agar persoalan ini segera diatasi soalnya stadion tersebut akan digunakan dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat 14 September 2016.

"Saya sempat mendapat kabar tak terurusnya rumput di lapangan. Pas sidak rupanya benar, berarti instruksi yang kemarin saya kasih tidak dilaksanakan," jelas Rahmat.

Kepala Bidang Olahraga pada Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Disporbudpar) Kota Bekasi, Yusuf Gozali mengatakan, rumput tersebut tidak tertangani dengan baik karena pihaknya tidak memiliki pengalaman yang cukup untuk merawat rumput dari Brazil.

Oleh karena itu, pihaknya tengah mencari ahli yang paham menangani rumput bermuda supaya tertangani dengan baik. Meski begitu, kata dia, sejauh ini pihaknya telah menganggarkan dana sebesar Rp 200 juta per tahun untuk pengadaan vitamin pada rumput itu.

"Kita harapkan dalam waktu dekat sudah mendapatkan ahlinya, supaya bisa berbagi ilmunya atau sekaligus dilibatkan dalam penanganan rutin terhadap rumput ini," kata Yusuf.

Yusuf pun memastikan, venue tersebut tetap akan digunakan dalam ajang PON XIX Jawa Barat pada pertengahan September mendatang. "Kondisi stadion sudah 90 persen, sedangkan 10 persen tinggak serahterima saja dari kontraktor PT Nindya Karya. Tapi intinya siap digunakan untuk PON XIX Jawa Barat," ucap Yusuf. (faf)

Caption: Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi sedang menunjukan kondisi rumput jenis Bermuda di Stadion Chandrabaga di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Selasa (6/9). Rahmat mengaku kecewa dengan kondisi rumput yang didatangkan dari negara Brazil itu, karena kondisinya jelek padahal pengadaannya mencapai Rp 2 miliar.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help