Home »

News

» Jakarta

Capai Jakarta Ramah Demensia, Petugas P3S Berubah Ungu

Tujuannya sederhana, yakni agar petugas dapat bertindak cepat dan tepat apabila menemukan lansia telantar yang mengalami demensia.

Capai Jakarta Ramah Demensia, Petugas P3S Berubah Ungu
Warta Kota/Dwi Rizki
Jakarta Ramah Demensia. Cita-cita untuk menyelamatkan Orang Dengan Demensia (ODD) atau hilang ingatan sepertinya kini semakin dekat. Bukan tanpa sebab, petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) kini telah dilatih menjadi bagian dari pasukan ungu Alzeimer s Indonesia. 

WARTA KOTA, SENEN - Jakarta Ramah Demensia. Cita-cita untuk menyelamatkan Orang Dengan Demensia (ODD) atau hilang ingatan sepertinya kini semakin dekat. Bukan tanpa sebab, petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) kini telah dilatih menjadi bagian dari pasukan ungu Alzeimer's Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Yayasan Alzeimer's Indonesia, Dian Purnomo. Dirinya mengatakan, sinergi yang dilakukan pihaknya dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta menciptakan pasukan ungu yang bertugas untuk menyelamatkan ODD yang biasanya terjadi pada lansia. Tujuannya sederhana, yakni agar petugas dapat bertindak cepat dan tepat apabila menemukan lansia telantar yang mengalami demensia.

"Untuk mengetahui mereka demensia atau bukan, petugas kami berikan pelatihan mengenai gejala-gejala umum ODD, seperti gangguan daya ingat dan komunikasi, perubahan suasana hati ataupun perilaku dan lainnya," jelasnya.

Selain itu, para petugas P3S juga diberikan pembekalan apabila menemukan lansia yang kebingungan di jalan atau terindikasi demensia. Salah satu caranya memberikan kenyamanan, sopan dan rasa sabar agar ODD dapat mengembalikan ingatannya kembali.

"Ini merupakan pelatihan yang pertama kami adakan. Tidak hanya Dinas Sosial yang kami libatkan, tapi juga Dinas Kesehatan, walikota, camat, kelurahan, RT dan RW. Mereka akan jadi bagian dari pasukan ungu juga bersama relawan Yayasan Alzheimer Indonesia," tutupnya.

Terhubung Qlue

Bersamaan, Sekretaris Dinas Sosial DKI Jakarta, Mariana mengatakan pihaknya telah mengumpulkan sekitar 50 orang petugas P3S yang berasal dari lima wilayah kota untuk mengikuti pelatihan. Seluruh petugas tersebut nantinya akan menularkan pengetahuan kepada masing-masing petugas di lingkungan kerjanya masing-masing.

"Mereka dilibatkan untuk menjadi pasukan ungu yang akan menjemput lansia hilang atau tersesat dan mengantarkannya ke puskesmas dan panti. Mereka akan diberikan standar operasional prosedur dalam melakukan penjemputan," jelasnya.

Walau pasukan ungu telah siap melayani, lanjutnya, peran serta masyarakat tetap dibutuhkan, diantaranya melaporkan temuan apabila menemukan lansia yang hilang ataupun tersesat melalui aplikasi Qlue. Dalam aplikasi tersebut terdapat kategori baru khusus lansia, sehingga lansia yang dilaporkan akan segera terhubung ke lurah setempat atau aparatur terkait.

"Lewat Laporan Qlue, petugas akan bekerja cepat untuk melakukan penjemputan. Awalnya, petugas akan mencari tahu identitas lansia, apabila tidak memungkinkan bertemu keluarga, petugas akan mengantarkan ke panti atau puskesmas tergantung kondisi lansia. Dengan begitu lansia akan mendapatkan pelayanan," tutupnya.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help