Narkoba

Dua Kurir Ganja Ini Terkencing-kencing saat Dibekuk Polisi

Dua remaja kurir narkoba jenis ganja terkencing-kencing saat dibekuk aparat Satresnarkoba Polresta Depok, di Jalan Ketapang, Mampang, Pancoranmas

Dua Kurir Ganja Ini Terkencing-kencing saat Dibekuk Polisi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Sebanyak 12 paket daun ganja siap edar yang disita polisi dari tersangka bandar ganja. 

WARTA KOTA, DEPOK -- NA (16) dan Darmawan Pradana (19), dua remaja kurir narkoba jenis ganja terkencing-kencing saat dibekuk aparat Satresnarkoba Polresta Depok, di Jalan Ketapang, Mampang, Pancoranmas.

Mereka tak menyangka sepeda motor mereka dihentikan petugas saat akan mengisi bensin di pom bensin di Jalan Ketapang, Pancoran Mas, Depok, Rabu (31/8) lalu.

Sebab di tas punggung mereka petugas mendapati ganja seberat 4 kg senilai sekitar Rp 8 Juta. Ganja itu akan diantarkan ke seorang bandar ganja di wilayah Sawangan, yang kini masih diburu polisi.

"Keduanya nekat menjadi kurir ganja dengan imbalan masing-masing Rp 750 Ribu. Namun saat dibekuk petugas, keduanya langsung terkencing-kencing di celana. Mungkin karena ketakutan dan mereka gemetaran saat ditangkap petugas," kata Wakapolresta Depok AKPB Candra Kumara, di Mapolresta Depok, Jumat (2/9).

Menurut Candra dari pemeriksaan atas kedua remaja warga Sukmajaya, Depok ini, diketahui mereka sudah putus sekolah.

Karenanya kedua nekat menjadi kurir ganja dan diminta mengantarkan ganja dari seseorang di Jakarta ke bandar ganja di Sawangan, Depok.

"Untuk semuanya ini, masih diselidiki dan didalami lagi, agar dapat membekuk jaringan mereka" kata Candra.

Ia mengatakan keduanya menjadi kurir ganja baru dalam sebulan ini.

Setiap mengantarkan ganja beberapa kilogram ke Sawangan, mereka mendapat upah masing-masing Rp 750 ribu.

Candra mengaku prihatin dengan adanya kurir ganja yang masih remaja di Depok.

Menurutnya wilayah Depok selama ini memang dijadikan gudang narkoba oleh para pengedar atau sindikat narkoba.

Terbukti dalam sebulan terakhir pihaknya berhasil mengungkap sekitar 48 kasus narkoba berbagai jenis.

"Kami akan terus melakukan pengungkapan sindikat narkoba di Depok. Selama ini, Depok kerap dijadikan tempat penyimpanan atau gudang narkoba, oleh para sindikat narkoba," kata Candra.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help