WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Kasus Asusila

Praktik AR Jadi Bukti Adanya Pengakuan Gay di Indonesia

Penangkapan AR, mucikari gay oleh Bareskrim Mabes Polri mengisyaratkan bila keberadaan komunitas sesama jenis telah ada dan diakui keberadaannya.

Praktik AR Jadi Bukti Adanya Pengakuan Gay di Indonesia
Warta Kota/Dwi Rizki
Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) 

WARTA KOTA, MENTENG - Penangkapan AR, mucikari gay yang dilakukan oleh Bareskrim Mabes Polri mengisyaratkan bila keberadaan komunitas sesama jenis telah ada dan diakui keberadaannya. Bahkan, prakteknya kini bebas dilakukan lewat media sosial.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Niam.

Disampaikannya, kejahatan seksual yang terbilang baru di Indonesia itu harus secepatnya dicegah, terlebih korbannya merupakan anak.

"Prostitusi online sudah ada sejak lama, tapi kasus ini berbeda, para penyuka sesama jenis membuat komunitas dan menjajakan anak-anak di bawah umur lewat media sosial. Saya sangat mengapresiasi kinerja Kepolisian, kejahatan ini secepatnya harus dicegah," ungkapnya kepada wartawan pada Kamis (1/9/2016).

Pencegahan tersebut dikatakannya harus segera dilakukan, sebab pelecehan seksual akan membekas dan menjadi trauma mendalam bagi anak-anak.

Selain itu, lanjutnya, para korban tidak menutup kemungkinan akan berubah kepribadiannya menjadi menyimpang.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help