WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Penertiban Bangunan Liar

Pendaftaran Relokasi Warga Rawajati ke Rusun Marunda Minim Peminat

Rencananya Pemkot Jaksel merelokasi warga RT 09/04 Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan nampaknya kurang diminati.

Pendaftaran Relokasi Warga Rawajati ke Rusun Marunda Minim Peminat
Warta Kota/Bintang Pradewo
Ilustrasi : Proses pembongkaran ?empat bangunan di jalan Rawajati Barat RT 006/04 atau samping kantor Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (22/12/2015) pagi diwarnai kericuhan. 

WARTA KOTA, PANCORAN - Rencananya Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan merelokasi warga RT 09/04 Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan nampaknya kurang diminati. Pasalnya, hingga pendaftaran terakhir yang berada di kantor Kelurahan Rawa Jati, hanya 5 KK yang mendaftar.

Pelaksanaan pendaftaran dilaksanakan selama kurang lebih satu minggu. Karena, Pemkot Jakarta Selatan berencana membongkar 60 bangunan yang berada di pinggiran rel kereta api. Bangunan itu berada di tanah negara dan PT KAI.

Lokasi tersebut, nantinya akan dijadikan jalur hijau. Namun, mayoritas warga yang tinggal di pinggiran rel kereta api menolak untuk direlokasi ke Rusun Marunda.

Hal itu dikarenakan lokasi Rusun Marunda dinilai cukup jauh.

"Hingga saat ini baru lima kepala keluarga (KK) yang sudah daftar relokasi ke Rusun Marunda. Hari ini terakhir pendaftaran," ujar Rudi Budianto, Lurah Rawajati, Selasa (23/8/2016).

Menurut Rudi, pihaknya telah melakukan pemberitahuan sejak tanggal 18 Agustus lalu agar warga yang mau direlokasi ke rusun mendaftarkan diri hingga hari ini. Sebab pengundian rusun akan dilakukan besok, Rabu (24/8/2016).

Dari pendataan, warga yang akan terkena penertiban refungsi jalur hijau di pinggir rel tersebut sebanyak 60 KK.

Sebenarnya rencana penertiban dilakukan pada tahun lalu. Namun saat ini belum ada unit rusun yang bisa dijadikan tempat relokasi warga.

"Nanti tanggal 25 sampai 30 Agustus pemberitahuan pengosongan. Disela waktu itu akan dilakukan proses relokasi. Jika hingga tanggal 30 tidak juga dikosongkan bangunannya akan kita bongkar paksa 1 September," ungkapnya.

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help