Operasi Cipta Kondisi

Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Operasi Cipta Kondisi

Sepasang kekasih bukan suami istri berhasil diamankan lantaran tertangkap basah memiliki satu paket sabu.

Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Operasi Cipta Kondisi
Warta Kota/Dwi Rizki
Jajaran Kepolisian Sektor Sawah Besar saat melakukan operasi cipta kondisi di Jalan Mangga Besar Raya, Kartini, Sawah Besar Jakarta Pusat pada Jumat (19/8) dini hari. 

WARTA KOTA, SAWAH BESAR -- Operasi Cipta Kondisi (OCK) yang dilakukan jajaran Kepolisian Sektor Sawah Besar di Jalan Mangga Besar Raya, Kartini, Sawah Besar Jakarta Pusat pada Jumat (19/8) dini hari berbuah manis.

Sepasang kekasih bukan suami istri berhasil diamankan lantaran tertangkap basah memiliki satu paket sabu.

Penangkapan tersebut diungkapkan Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Suyatno bermula ketika pihaknya memberhentikan pengendara sepeda motor Yamaha XEON bermotor polisi B 3225 BNS yang belakangan diketahui bernama Agustang (39) warga Jalan Duri B IV RT 09/04 Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat pada sekira pukul 01.30 WIB.

Sesuai dengan prosedur, pihaknya melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta penggeledahan isi bagasi sepeda motor.

Kala itu, lanjutnya, pihaknya mencurigai Agustang lantaran sebuah botol yang telah dimodifikasi dengan sepasang sedotan terlihat menyembul dari saku kemeja yang dikenakannya.

"Dugaan kalau botol itu bong benar, satu paket sabu lengkap dengan cangklong diamankan dari kantong tersangka. Kesaksian tersangka, sabu itu didapatkan dari S (Syahrial-red) yang dibeli seharga Rp 200.000 sebelumnya," jelasnya.

Terkait hal tersebut, pria kelahiran Lambur, 3 Agustus 1977 itu bersama kekasihnya, Febriyeni Oktavia (29) warga Jalan Baru Pemda Kampung Bojong, Tigaraksa, Tangerang, Banten kemudian dibawa ke Mapolsek Sawah Besar untuk menjalani penyelidikan.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Agustang kini ditahan berikut barang bukti berupa satu paket plastik berisi sabu seberat 0.24 gram lengkap dengan alat bakarnya, antara lain satu buah cangklong dan bong berupa sebuah botol minuman yang terpasang sepasang sedotan pada bagian tutupnya.

Agustang dijerat Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved