Pemerintahan Jokowi

Menteri Arcandra Dicopot, Pulang ke Rumah Langsung Istirahat

Arcandra Tahar tak diketahui keberadaannya setelah dicopot dari posisi Menteri ESDM menyusul kasus dwi kewarnegaraan.

Menteri Arcandra Dicopot, Pulang ke Rumah Langsung Istirahat
Wartakotalive.com/Abdul Qodir
Suasana rumah dinas di Jalan Brawijaya VIII no 30, Jakarta Selatan, Selasa (16/8/2016) dini hari. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Arcandra Tahar tak diketahui keberadaannya setelah dicopot dari posisi Menteri ESDM menyusul kasus dwi kewarnegaraan pada Senin (15/8/2016) petang. Ia baru kembali ke rumah dinas di Jalan Brawijaya VIII no 30, Jakarta Selatan, pada tengah malam.

Dengan menumpangi mobil dinas sedan B 1257 RFS, Arcandra didampingi staf pulang ke rumah dinas tersebut sekira pukul 23.45 WIB. Ia langsung memasuki rumah dan tidak memberikan pernyataan kendati awak media berada di depan rumahnya.

"Tadi belum lama baru pulang dan langsung istirahat," ujar salah seorang penjaga rumah, Selasa (16/8/2016) dini hari.

Setelah masuk ke dalam rumah, tak ada aktivitas menonjol di rumah dinas tersebut. Rumah itu sendiri sebelumnya pernah ditempati oleh mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini, dan tempatnya ditangkap oleh oleh petugas KPK

Selain mobil dinas yang ditumpangi Arcandra, ada tiga mobil dinas lainnya yang berada di teras dan halaman luar rumah tersebut, yakni Toyota Fortuner B 1102 RFS, Ford B 1051 RFS dan Toyota B 1197 RFJ. Selain itu, terparkir juga enam unit sepeda motor.

Sepengetahuan penjaga rumah, Arcandra menempati rumah dinas ini sejak dilantik menjadi Menteri ESDM dan bukan di apartemen sebagaimana kabar beredar. Adapun rumah dinas Menteri ESDM di Jalan Denpasar, Kuningan, Jaksel, belum bisa ditempati karena masih dalam perbaikan.

Lebih dari itu, penjaga tersebut mengaku belum mengenal secara baik Arcandra karena belum lama tinggal di rumah dinas ini. Diketahui, Arcandra Tahar lahir dan tumbuh besar Jalan Hamka, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang, Sumbar. Namun, ia lebih lama atau sekitar 20 tahun menetap di Amerika Serikat selepas menyelesaikan Strata-1 di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Karena sejumlah keahliannya di bidang eksplorasi minyak, Presiden Jokowi memanggilnya ke Tanah Air dan melantiknya menjadi Menteri ESDM pada 27 Juli 2016 atau sekitar 20 hari lalu.

Belakangan baru diketahui, rupanya ia bermasalah dengan status kewarganegaraannya karena pernah mengajukan diri menjadi warga negara AS hingga mengantongi paspor negara Paman Sam teresebut. (Abdul Qodir)

Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help