Home »

Depok

Penertiban PKL Liar

Satpol PP Ultimatum PKL Liar di Jalan Proklamasi Depok

Ultimatum dilakukan dengan dilayangkannya surat peringatan terakhir atau surat perintah bongkar kepada mereka

Satpol PP Ultimatum PKL Liar di Jalan Proklamasi Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Satpol PP saat memberikan surat perintah bongkar kepada PKL liar di Jalan Proklamasi Depok, Senin (1/8). 

WARTA KOTA, DEPOK -- Sekitar lima puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang dianggap liar di Jalan Proklamasi, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, tak jauh dari Pasar Agung, diultimatum petugas Satpol PP Depok.

Ultimatum dilakukan dengan dilayangkannya surat peringatan terakhir atau surat perintah bongkar kepada mereka, agar membongkar sendiri bangunan mereka sampai batas waktu yang ditentukan.

Surat perintah bongkar itu tela dilayangkan ke para PKL dalam beberapa terakhir ini sejak Jumat (29/7).

Hal itu dikatakan Kepala Satpol PP Depok, Nina Suzana. "Insya Allah, dalam waktu dekat ini, keberadaan mereka akan kami tertibkan," kata Nina, Senin (1/8).

Menurutnya sosialisasi dan pemberitahuan kepada para PKL terkait penertiban sudah dilakukan pihaknya dalam beberapa pekan terakhir termasuk dilayangkannya surat perintah bongkar.

Karenanya, kata Nina, diharapkan para PKL membongkar sendiri bangunannya sebelum batas waktu yang ditentukan.

Menurut Nina, rencana penertiban PKL di Jalan Proklamasi itu dilakukan karena mereka melanggar Perda Depok Nomor 16/2012 tentang Ketertiban Umum serta keberadaan PKL melanggar garis sempadan jalan.

"Selain itu keberadaan mereka membuat kumuh dan menganggu estetika kota," katanya.

Atas rencana ini, sejumlah PKL yang sudah menerima surat perintah bongkar dari Satpol PP mengaku masih melihat apakah ada kemungkinan untuk mereka bisa bertahan. "Kita lihat nanti perkembangannya," kata Nana, salah seorang PKL.

Pantauan Warta Kota, Senin, keberadaan PKL di Jalan Proklamasi menutup lahan yang semestinya adalah pedestrian. Mereka kebanyakan berjualan dengan membuka bangunan semi permanen berupa lapak dengan tenda besar.

Para PKL yang ada mulai dari pedagang makanan dan minuman dengan gerobak, sampai warung rokok dan jasa service eletronik serta pompa air.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help