Home »

News

Menhub Budi Karya Tidak Akan Gegabah Tangani Kereta Cepat

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu belum tahu apa yang akan dilakukan dengan proyek kereta cepat di Indonesia.

Menhub Budi Karya Tidak Akan Gegabah Tangani Kereta Cepat
KOMPAS.com
Kereta cepat. 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan kedepan akan banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan setelah dirinya diamanahkan menjadi orang nomor satu di Kementrian Perhubungan oleh Presiden Joko Widodo.

Usai serah terima jabatan (Sertijab) dengan Ignasius Jonan, alumunus Teknis Arsitektur Universitas Gajah Mada (UGM) itu mengaku masih akan menelaah tugas-tugasnya dalam beberapa hari ke depan sebelum memutuskan apa yang akan dia lakukan.

Salah satunya adalah soal proyek pembangunan kereta cepat di beberapa tempat salah-satunya yang tengah dikerjakan lebih dulu yakni Jakarta - Bandung.

"Kereta cepat menjadi tokoh utama dari Kemenhub dan masyarakat Indonesia, saya tidak ingin gegabah mengambil langkah-langkah soal kereta cepat," kata Budi di Kantornya, Kamis (28/7).

Sementara ini, Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu belum tahu apa yang akan dilakukan dengan proyek kereta cepat di Indonesia.

Dia mengaku baru akan memutuskan dalam satu atau dua Minggu kedepan.

Diketahui proyek kereta cepat di Indonesia saat ini telah dimulai pembangunannya dengan rute Jakarta - Bandung, Kemenhub sendiri sebagai regulator telah menerbitkan izin Pembangunan Prasarana Perkeretaapian Umum kepada PT. Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
Izin pembangunan prasarana tersebut mencakup lahan sepanjang sepanjang 5 km.

Baru-baru ini, Kemenhub akan kembali menambah izin pembangunan prasarana kereta.

Izin yang akan diberikan mencapai 40 persen dari total rel kereta cepat Jakarta-Bandung yang akan dibangun sepanjang 142 kilometer. (M7)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help