Rekayasa Lalu Lintas

Uji Coba Ganjil Genap, Polisi Awasi Dampak Kantung Parkir

Polisi mengawasi kemungkinan meledaknya mobil parkir di kantung-kantung parkir saat uji coba ganjil-genap dimulai, Rabu (27/7/2016).

Uji Coba Ganjil Genap, Polisi Awasi Dampak Kantung Parkir
@SonoraFM92
Papan pengumuman uji coba penerapan lalu lintas ganjil genap di Bundaran HI, Minggu (24/7). 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Polisi mengawasi kemungkinan meledaknya mobil parkir di kantung-kantung parkir saat ujicoba ganjil-genap dimulai, Rabu (27/7/2016).

Kantung-kantung parkir yang diprediksi akan banyak dipakai adalah mall atau gedung-gedung perkantoran.

Terutama gedung-gedung yang berada di ujung jalur masuk kawasan ganjil-genap.

"Kami sudah antisipasi itu. Sudah kami petakan lokasi-lokasi yang mungkin jadi kantung parkir itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono di Polda Metro Jaya, Selasa (26/7/2016).

Lokasi-lokasi yang diprediksi bakal jadi kantung parkir, antara lain di kawasan Blok M dan kawasan Kota Tua.

Di kantung parkir kawasan Blok M, pengendara dapat memarkir kendaraannya di Jalan Falatehan, Jalan Sunan Kalijaga, ataupun di area parkir pusat perbelanjaan Blok M.

Jalan Falatehan dan Jalan Sunan Kalijaga berada tepat di samping Terminal Blok M.

Pada lokasi itu sudah berlaku sistem parkir elektronik.

Tarif parkir bagi mobil sebesar Rp 5.000 per jam dan kena tambahan biaya setiap jam berikutnya.

Jika memarkir kendaraannya sehari penuh, pengendara harus membayar tarif maksimal yang berlaku, yakni Rp 20.000.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help