Sopir Angkot Ini Diamankan Polisi karena Diduga Terlibat Praktik Aborsi Ilegal

Pria ini diduga terlibat dalam kasus aborsi ilegal yang mengakibatkan Riyati (44) meninggal dunia.

Sopir Angkot Ini Diamankan Polisi karena Diduga Terlibat Praktik Aborsi Ilegal
Kompas.com/Ika Fitriana
Kepolisian dan tim media sedang membongkar makam jenazah Riyati (44) karena diduga menjadi korban praktek aborsi ilegal di TPU Kragen, Desa Sukorejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Selasa (19/7/2016). 

WARTA KOTA, MAGELANG -- Kepolisian Resor (Polres) Magelang akhirnya mengamankan Budiono (45), warga Dusun Kragon, Desa Sukorejo, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Pria ini diduga terlibat dalam kasus aborsi ilegal yang mengakibatkan Riyati (44) meninggal dunia.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Magelang AKP Sugianto menjelaskan, Budiono diamankan petugas tanpa perlawanan di terminal Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Kamis (21/7).

Bersama tersangka, polisi juga mengamankan satu buah mobil nopol AA 8537 QK dan satu unit angkutan kota nopol AA 1342 CB.

Tersangka diketahui berprofesi sebagai sopir angkutan umum di kawasan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

"Kami masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap Budiono untuk mengungkap kasus yang terjadi pada akhir Februari 2016 lalu ini," kata Sugianto, Jumat (22/7).

Sugianto mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium tim medis RSUP Dr Sardjito terhadap organ dalam yang diambil dari jenazah korban, pada Selasa (19/7). Jika hasilnya positif korban meninggal karena aborsi, maka pihaknya akan melakukan penyidikan lebih dalam terhadap tersangka.

"Jika terbukti tersangka akan dijerat dengan pasal 194 atau 348 (2) UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Dimana ancaman hukuman bisa mencapai 10 tahun penjara," tandas dia.

Kepala Polres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho menambahkan, Budiono yang notabene sudah memiliki istri dan anak itu memiliki hubungan gelap dengan korban hingga perempuan ini berbadan dua.

Tersangka diduga ikut membantu korban dalam upaya aborsi di sebuah klinik di Kabupaten Magelang menggunakan obat dengan dosis tertentu.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help