WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pemilukada DKI Jakarta

Sandiaga Napak Tilas Perjalanan Jokowi Jadi Gubernur DKI

Salah satu bakal calon gubernur DKI Jakarta 2017, Sandiaga Salahudin Uno, melakukan napak tilas perjalanan Jokowi saat menjadi Gubernur DKI.

Sandiaga Napak Tilas Perjalanan Jokowi Jadi Gubernur DKI
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Bakal Cagub DKI, Sandiaga Uno berbincang dengan para pedagang di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (18/7/2016) 

WARTA KOTA, GAMBIR - Salah satu bakal calon gubernur (cagub) DKI Jakarta 2017, Sandiaga Salahudin Uno, melakukan napak tilas perjalanan Joko Widodo (Jokowi) saat menjadi Gubernur DKI.

Salah satunya dengan menyambangi warteg Bu Haji Juna, untuk makan siang.

‎Sambil menyantap makan siang bersama istrinya, Sandi menanyakan usaha Bu Haji Juna yang telah berdiri sejak 1950.

Meski bermodalkan tenda dan meja seadanya, Bu Haji Juna sudah cukup puas dengan usahanya.

"Alhamdulillah, tinggal empat kali angsuran lagi, seluruh pinjaman modal usaha di Bank DKI akan lunas," kata Juna.

Menurut Juna, sebelumnya Presiden Jokowi juga pernah makan di wartegnya. Bahkan pernah memanggilnya ke Istana setelah Jokowi jadi Presiden.

"Selain pak Jokowi, banyak juga pejabat lainnya pernah datang. Seperti mantan Perdana Menteri Inggris David Cameron, Anas Urbaningrum, dan Tri Sutrisno," katanya.

Juno pun berpesan kepada Sandi, agar tidak melupakan dirinya jika memang terpilih menjadi Gubernur DKI.

"Insya Allah semoga sukses, semoga dikasih kemudahan. Kalau jadi gubernur jangan lupa, seperti Pak Jokowi yang sudah jadi presiden sekarang," katanya.

Menurut Sandiaga, kegiatan tersebut merupakan napak tilas perjalanan Jokowi saat akan menjadi gubernur DKI hingga kini menjadi presiden.

"Jadi, ini merupakan napak tilas (Jokowi). Saya percaya dengan kekuatan doa. Salah satunya doa dari Bu Haji, apalagi doa saat hujan," katanya.

Sandi pun menegaskan, bahwa program pembangunan yang sudah dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, sudah baik.

"Tapi memang masih perlu dilakukan pembenahan. Seperti pembinaan pedagang. Melalui fasilitas infrastruktur para pedagang binaan. Memang sejauh ini, pembinaan beberapa pedagang melalui Dinas KUMKMP DKI sudah baik. Semua pedagang terakomodir. Tapi kan pembinaan dalam hal ini nggak cukup sampai disitu saja," katanya.

Salah satu contoh pembinaan PKL yang bisa diterapkan di beberapa wilayah, seperti pada Lenggang Jakarta di kawasan Monas.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help