Agen Asuransi Jadi Polisi Gadungan

Seorang agen asuransi ditangkap polisi karena berpura-pura jadi polisi untuk menipu korbannya.

Agen Asuransi Jadi Polisi Gadungan
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Atribut yang dipakai polisi gadungan beraksi. 

WARTA KOTA, DEPOK-Andriawan (38) seorang polisi gadungan dibekuk Aparat Polresta Depok dari rumah kontrakannya di daerah Palsi Gunung, Cimanggis, Depok, Rabu (13/7/2016) siang.

Dari rumah kontrakannya, polisi menyita sejumlah atribut kepolisian milik pelaku yang dipakai untuk melancarkan aksinya sebagai polisi gadungan.

Barang bukti itu yakni kaos 'Turn Back Crime' yang juga bertuliskan Sat Reskrimum Agung Bachtiar SH MH, badge kepolisian, HT beserta chargernya, sepatu dinas polisi, dua kartu debit BRI, tiga kartu kredit BCA, 4 tiket commuter line, dan uang Rp 584.000.

Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Teguh Nugroho menuturkan dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa sebenarnya Andriawan berprofesi sebagai agen asuransi jiwa.

"Dari hasil pemeriksaan pula diketahui korban pelaku ada dua orang. Namun masih kami dalami untuk melihat kemungkinan korban lainnya," kata Teguh, Kamis (14/7/2016).

Untuk korban pertama yakni Mariva Lumban Gaol. Identitasnya digunakan pelaku karena KTP korban dipegang pelaku.

"Kerugian korban pertama adalah, sebuah HP," kata Teguh.

Sementara korban kedua, kata Teguh adalah seorang gay. Pelaku berhasil mengelabui korbannya dengan dalih cinta sejenis sehingga korban memberikan uang Rp 2,5 Juta ke pelaku.

"Korban kedua adalah seorang gay. Berhasil ditipu pelaku dengan memberikan uang Rp 2,5 juta," kata Teguh.

Modusnya kata Teguh, melalu jejaring sosial BBM dan WhatsApp. Pelaku mengaku polisi dengan memasang gambar profil seorang polisi. Pelaku lalu menjalin hubungan dengan korban keduanya.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved