Lebaran 2016

Ini Tanggapan Pemudik Terkait Fasilitas Terminal Bus Tanjung Priok

Beberapa pemudik pun berharap, Terminal Tanjung Priok dapat memberikan sebuah ruang tunggu bus yang luas dan terhindar dari teriknya sinar matahari.

Ini Tanggapan Pemudik Terkait Fasilitas Terminal Bus Tanjung Priok
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Denah perbaikan Terminal Tanjung Priok. 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK -- Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Kota Administrasi Jakarta Utara, Benhard Hutadjulu membeberkan, pihaknya sudah meminta pihak terkait, untuk menganggarkan dana rehab Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk menunjang fasilitas demi menyamankan masyarakat, Senin (4/6).

Beberapa pemudik pun berharap, Terminal Tanjung Priok dapat memberikan sebuah ruang tunggu bus yang luas dan terhindar dari teriknya sinar matahari.

"Kalau penuh sama pemudik di sini, bapak jangan salah sangka, saya bisanya jongkok. Bangku tunggunya sedikit pak soalnya. Lalu ruang tunggunya juga kecil, mau enggak mau kalau enggak berdiri, ya duduk di pinggir trotoar, atau di warung-warung makan. Tapi kan risih," ucap Nurdin (40), warga Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang ingin mudik ke Madura.

Pemudik lainnya, Wahyu (37), warga Pademangan, Jakarta Utara yang ingin bermudik ke Pekalongan bersama istri dan dua anaknya menanggapi minimnya fasilitas di Terminal bus Tanjung Priok.

Ia berharap, pihak terminal menyediakan ruangan ber Air Coinditioner (AC).

"Panaasnya saja saya enggak tahan mas kalau mau nunggu bus. Tiga jam saya berdiri nungguin bus belum datang-datang. Selain itu Perusahaan Oto Bus (PO) di sini payah mas. Payahnya itu gak tepat waktu keberangkatannya. Saya harusnya berangkat jam 9 pagi, ternyata ngaret sampai jam 2 siang. Kondisi saya juga lagi puasa, berdiri lama, tempat duduk penuh. Lengkap pak sengsaranya," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Hilmansyah membenarkan terkait minimnya bangku tunggu di Terminal Bus Tanjung Priok.

Meminimalisir terkait hal itu, Hilmansyah mengatakan sudah meminta pihak kelurahan dan kecamatan untuk membantu menyediakan kursi.

"Saya sudah pinjam kursi baik di Kelurahan dan Kecamatan setempat. Setidaknya membantu masyarakat agar tidak kelelahan. Nah, kami juga sudah pasang tenda yang sebagaimana dijadikan ruang tunggu bus tambahan untuk pemudik. Makanya, mudah-mudahan rencana rehab gedung Terminal Bus Tanjung Priok, terwujud," harap Hilmansyah.

Pantauan Warta Kota, nampak sejumlah pemudik masih memperlihatkan wajah kusutnya, lantaran kelelahan dan kepanasan menunggu bus yang ingin dituju ke kampung halamannya.

Sembari menenteng tas besar berisikan oleh-oleh dan barang bawaan untuk pulang ke kampung halaman, terlihat para pemudik rela berdiri, hingga jongkok menunggu busnya.

Kursi-kursi di ruang tunggu bus Terminal Tanjung Priok, serta kursi di tenda yang dijadikan ruang tunggu tambahan pun juga dipenuhi pemudik yang rata-rata wanita berumur dan anak-anak.

Petugas di terminal yang saat itu nampak kesulitan melayani lantaran tengah sibuk menata kedatangan dan keberangkatan bus-bus yang ada di Terminal bus Tanjung Priok. (BAS)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved